Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Berikut Hasil Visum Dua Guide yang Meninggal di Hotel Safari Ende
Regional NTT

Berikut Hasil Visum Dua Guide yang Meninggal di Hotel Safari Ende

By Redaksi26 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pihak Reskrim Polres Ende sedang memasang larangan polisi di tempat kejadian perkara (Foto: Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNTT-Pihak medis dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende telah menjalani proses visum et repertum terhadap Windya B. Sapnani (32) warga Kota Depok Jawa Barat dan Tubagus Sobar Syakur (23) warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Visum kedua korban tersebut terjadi setelah dievakuasi oleh sejumlah petugas dari kamar nomor 3 Hotel Safari Ende Flores NTT.

Dokter Astin adalah petugas visum kedua jasad tersebut pada Rabu (24/5/2017) sore.

Usai menjalani proses visum, Dokter Astin hanya menjelaskan secara umum dari hasil visum tersebut.

Dokter mengaku tidak menemukan kekerasan fisik pada diri kedua korban.

“Kemungkinan juga hanya kena setrum saja. Ditemukan juga sperma di cowok,”katanya di kompleks ruang jenazah RSUD Ende.

Ketika ditanya benturan pada diri kedua korban, Dokter Astin membantah. Hanya ditemukan luka bakar pada tangan korban.

“Benturan di badannya tidak ada. Cuma ada luka bakar ditangan,”katanya singkat.

Sementara Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ende, Iptu Jemy O. Noke menuturkan Kepolisian masih terus melakukan proses penyelidikan.

BACA:Ternyata, Kedua Korban di Hotel Safari Ende Turut Mempromosikan Pariwisata Flores

Selain mengolah tempat kejadian perkara, pihak polisi juga masih mengambil berbagai keterangan dari sejumlah saksi.

“Kami juga masih koordinasi dengan ahli-ahli baik listrik maupun ahli lain untuk dapat petunjuk dalam pengungkapan kasus ini,”kata Kasat Jemy saat dihubungi, Jumad (26/5/2016) pukul 17.58 Wita.

Terkait penyebab, jelas Kasat Jemy, masih menunggu hasil visum et repetition (VER) dari pihak medis.

“Penyebabnya, kita masih menunggu hasil VER,”jelas Kasat Reakrim Ende terpisah.

Diberitakan sebelumnya, Windya dan Sobar merupakan teman petualangan. Mereka merupakan pelaku pariwisata di daratan Flores.

Selain sebagai traveler agent, keduanya juga sering mempromosikan potensi wisata Flores ke luar daerah.

Beberapa kerabat seprofesi berharap agar masyarakat tidak menilai berlebihan terhadap peristiwa tersebut.***(Ian Bala/VoN).

Ende
Previous ArticleJhon Tuba Helan : Surat Edaran Pansel Sekda NTT Cacat Hukum
Next Article Baru Satu Tahun, Proyek Senilai Rp 1,3 Miliar di Elar Sudah Rusak

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.