Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Baru Satu Tahun, Proyek Senilai Rp 1,3 Miliar di Elar Sudah Rusak
Regional NTT

Baru Satu Tahun, Proyek Senilai Rp 1,3 Miliar di Elar Sudah Rusak

By Redaksi26 Mei 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jalan aspal yang rusak di jalur Elar -Lempang Paji (Foto: Leonardus Santosa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT– Pembangunan aspal di jalur Elar-Lempang Paji, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) hingga kini kondisinya rusak parah. Padahal proyek senilai Rp 1,3 miliar itu baru dikerjakan tahun 2016 lalu.

Kerusakan pada ruas ini dibenarkan anggota DPRD Matim, Leonardus Santosa. Kepada VoxNtt.com, Jumat (26/5/2017) mengatakan, kondisi jalan Elar-Lempang Paji tersebut sudah rusak parah.

“Parah sekali. Setiap tiga meter ada kerusakan. Aspalnya terkelupas. Bayangkan, baru satu tahun aspalnya sudah rusak. Kualitas pengerjaan jalan ini patut diragukan. Setiap titik ada dedak supaya kendaraan tidak macet. Lucunya lagi, oto bisa selet (macet lantaran licin) di aspal,” aku Leo.

Karena itu, anggota DPRD dari fraksi Demokrat itu meminta Dinas PU Matim untuk segera perintahkan kontraktor agar bisa memperbaiki jalan tersebut.

“Kondisi itu perlu ditindaklanjuti. Harapaannya, jalan yang rusak ini bisa segera diperbaiki oleh kontraktornya,” tegas Leo. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleBerikut Hasil Visum Dua Guide yang Meninggal di Hotel Safari Ende
Next Article Kelola Dana Desa, Warga Sebut Kades Mauk’Abatan Biboki Anleu Sewenang-wenang

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.