Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Dibuat Asal Jadi, Embung Konda Mari di Desa Bangka Lao Mubazir
Regional NTT

Dibuat Asal Jadi, Embung Konda Mari di Desa Bangka Lao Mubazir

By Redaksi26 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Embung Konda Mari
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Dibuat asal jadi, Embung Konda Mari yang terletak di Pang Lao Desa Bangka Lao Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai mubazir. Embung itu milik Satker Pelaksana Jaringan Sumber Air NTT Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR dan dibangun pada tahun 2013 lalu.

Embung tersebut memiliki panjang tanggul 43 m dan tinggi 8 m dengan daya tampung; kotor: 21.927 m3, bersih: 20.654 m3. Adapun target pelayanan embung itu yaitu 109 KK, hewan 72 ekor, kebun 3,52 ha dan DAS 90,60 ha.

Pantauan wartawan di lokasi, nasib embung itu mengenaskan. Di bagian barat terlihat pintu pembuangan sudah rusak. Akibatnya, saat musim hujan embung itu tak bisa menampung air secara maksimal. Selain pintu pembuangan, pipa penyalur airnya juga rusak berat. Akibatnya, air yang ada tak bisa dialiri ke lokasi sasaran manfaat.

Damas, Warga Ngkor Desa Bangka Lao saat ditemui wartawan, Senin (22/5/2017) lalu mengaku saat musim hujan embung itu dapat menampung air yang mengalir dari berbagai ruas. Tapi, air yang tertampung itu tak bisa dimanfaatkan masyarakat karena pipa penyalurnya rusak berat.

“Jadi genang terus macam danau. Makanya jangan heran di situ orang pakai untuk berenang” katanya.

Sebab itu, ia meminta Pemerintah segera memperbaikinya agar embung tersebut dapat kembali bermanfaat bagi masyarakat Desa Bangka Lao. Jika tidak diperbaiki, kata Damas, embung itu nantinya akan menjadi kubangan kerbau milik warga Desa Bangka Lao dan sekitarnya.

Sementara, hingga berita ini diturunkan pihak Satker Pelaksana Jaringan Sumber Air NTT Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR belum berhasil dikonfirmasi. (Ferdiano Sutarto Parman/VoN).

Manggarai
Previous ArticleDisergap Warga di Pelabuhan, Jonru Ginting Diselamatkan Polisi
Next Article Tahun 2018, Mabar Jadi Tuan Rumah Pemeran Museum Keliling NTT

Related Posts

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026

Sheline Lana Tanggung Biaya Sekolah Anak di Wae Ri’i yang Orangtuanya Meninggal Akibat Gempa

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.