Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Jembatan Darurat Dibangun di Wae Musur Bentuk Kritikan Untuk Pemkab Matim
HEADLINE

Jembatan Darurat Dibangun di Wae Musur Bentuk Kritikan Untuk Pemkab Matim

By Redaksi30 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Saat kendaraan melintasi jembatan darurat di Wae Musur (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Warga enam desa sebelah barat kali Wae Musur di Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) membangun jembatan darurat.

Jembatan darurat itu terbuat dari potongan kayu. Jembatan dibuat atas inisiatif warga agar bisa melewati kali Wae Musur.

Meski nyawa menjadi taruhan melewati jembatan ini. Namun menurut warga, mereka tetap membuatnya sebagai bentuk kritikan atas ketidakpedulian Pemkab Matim dalam membangun jembatan permanen.

“Ini kami bangun sebagai bentuk kritikan kepada pemerintah. Dua periode kepemimpinan Yoga (Bupati Yoseph Tote dan Wabup Agas Andreas), kami tetap menderita. Ini sudah hampir sepuluh tahun daerah ini, kami tetap sengsara,” ujar Albertus Tion, warga Desa Bea Ngencung-Rana Mese kepada VoxNtt.com, Senin (29/5/2017).

Kendaraan roda dua diangkat pakai kayu karena debit air kali Wae Musur membesar (Foto: Nansianus Taris)

Menurut Tion, beberapa warga membuat jembatan darurat tersebut agar Pemkab Matim membuka mata melihat penderitaan warga sebelah barat Wae Musur yang hingga kini belum membangun jembatan permanen.

“Ini kami buat sama-sama agar kendaraan motor bisa lewat. Motor saja yang bisa lewat. Satu kali lewat, bayar (Rp) 10.000. Uang ini sebagai tanda terima kasih dan untuk beli rokok bagi yang menjaga di sini. Uangnya juga distor kepada pemerintah desa. Karena ini hasil kesepakatan bersama,” katanya

Dia menambahkan, jembatan darurat itu hanya berlaku sementara. Ia hanya bisa bertahan saat air surut.  Jika debit air kali besar, jembatannya ambruk dan terhanyut.

Baca Juga: Warga Sebelah Wae Musur Merengek, Kemana 7 DPRD Matim Dapil Borong-Rana Mese?

“Setelah itu buat lagi. Ya, sedih memang kalau dibicarakan. Mau tidak mau, harus kami terima dan jalani. Inilah kenyataan hidup yang harus kami terima dn jalakan. Kapan saja pemerintah buka mata untuk keberadaan kami,” tukas Tion.

Dikabarkan sebelumnya, Bupati Yoseph Tote melalui Kabag Humas dan Protokoler Bonefasius Sai kepada VoxNtt.com di Elar, 27 April lalu mengatakan jembatan Wae Musur dibangun pada tahun 2017 ini.

“Masyarakat diminta bersabar.  Anggaran sudah dipalu bersama anggota DPRD dan eksekutif untuk tahun anggaran kerja 2017. Sekarang proses administrasi tender sedang berjalan. Kita tunggu hasilnya. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan bersabar,” kata Boni. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticlePolres TTU Amankan 5 Pasangan Kumpul Kebo
Next Article Marsel Ahang: Saya Tunggu Osi di BK

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.