Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Bronjong Kali Maubeli TTU Belum Diperbaiki, Warga Ancam Demo Kontraktor
Regional NTT

Bronjong Kali Maubeli TTU Belum Diperbaiki, Warga Ancam Demo Kontraktor

By Redaksi31 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bronjong penahan air kali Maubeli sepanjang 386 meter roboh (Foto: Eman)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- Bronjong pengaman di kali Maubeli, Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu yang roboh sejak bulan Februari  lalu hingga kini belum diperbaiki oleh kontraktor pelaksana.

Padahal sesuai informasi dihimpun media ini, masa pemeliharaan proyek senilai satu miliar sembilan ratus lima puluh lima juta rupiah tersebut akan berakhir pada akhir bulan Juni 2017 nanti.

Proyek ini baru selesai dikerjakan pada bulan desember 2016 lalu. Proyek dikerjakan oleh kontrakror dari CV. Antariksa yang dipimpin oleh  Fred Usboko.

Pantauan media ini di lokasi bronjong tersebut hanya terdapat tumpukan beberapa kubik batu tanpa ada aktivitas apapun.

Beberapa orang warga yang bermukim di sekitaran lokasi dibangunnya bronjong tersebut ketika ditemui reporter media ini pada Rabu (31/05/2017) membenarkan bahwa sejauh ini tidak pernah ada aktivitas apapun di lokasi tersebut untuk memperbaiki bronjong yang rubuh tersebut.

“Tidak lama kami sudah pi(pergi) demo di itu kontraktor punya rumah, kasihan orang yang tinggal di pinggir kali ini kalau pas hujan harus pindah pi (pergi) ke Kilo Meter 6″ungkap seorang warga yang enggan menyebutkan namanya tersebut.

Lebih lanjut warga tersebut  berharap agar secepatnya bronjong pengaman ini segera diperbaiki sehingga tidak mengancam keselamatan masyarakat yang bermukim di bantaran kali tersebut.

Sementara itu, kepala pelaksana BPBD kabupaten TTU Yohanes Bani ketika dikonfirmasi media di ruang kerjanya di hari yang sama mengungkapkan pihaknya sudah mengeluarkan surat peringatan untuk kontraktor pelaksana.

“Kita sudah keluarkan surat peringatan dan kalau sampai besok(kamis) tidak dikerjakan maka kita akan langsung lakukan PHK dan uang jaminan senilai Rp 90 juta akan kita cairkan untuk memperbaiki bronjong tersebut”tegas Bani.

Hingga berita ini diturunkan, Fred Usboko selaku pimpinan CV.Antariksa belum merespon sms yang dikirim wartawan media ini.(Eman/VoN)

TTU
Previous ArticleOperasi Pasar, Polres dan Pemkab Mabar Temukan Barang Kedaluwarsa
Next Article Wabup TTS: Saya Sudah Pegang SK Ketua DPD Partai Nasdem

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.