Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Belasan Tahun Pegawai Honorer, Regilnaldus Belum Diangkat Jadi PNS
Regional NTT

Belasan Tahun Pegawai Honorer, Regilnaldus Belum Diangkat Jadi PNS

By Redaksi2 Juni 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Regilnaldus Pati (41)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT– Regilnaldus Pati (41) mengeluhkan nasibnya. Pegawai honorer di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Nagekeo itu sudah belasan tahun mengabdi.

Di dinas itu, Regilnaldus bekerja sebagai operator motor laut untuk menjaga keamanan laut.

Kini, ia mengeluh dengan rendahnya penghasilan yang didapatkan setiap bulannya. Apalagi belasan tahun lamanya ia belum diangkat menjadi PNS.

Tak seperti PNS, Regilnaldus harus bekerja ekstra lebih untuk menutupi beban ekonomi keluarganya. Pagi pergi ke kantor, malam harus melaut untuk membiayai kebutuhan ekonomi dan membayar utang.

Ia mengaku, walaupun seorang pegawai honorer, namun tenaga dia digunakan semaksimal mungkin seperti PNS.

Bedanya, hanya soal upah. Pegawai honorer lebih sedikit dan tidak sebandingkan dengan tenaga mereka yang dikeluarkan. Tak hanya nilainya yang kecil, tapi juga pembayarannya tidak lancar.

“Kurang lebih sudah 12 tahun menjadi sorang honor, untuk menjaga laut, mengapa saya diabaikan? Bukan hanya dia tetapi ada beberapa teman yakni Kanisus Egho, Alon Sino dan Aloysius Riwu,” ujar Regilnaldus yang ditemui VoxNtt.com di Kantin Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Nagekeo, belum lama ini. (Arkadius Togo/VoN)

 

Nagekeo
Previous ArticleDPRD Manggarai Minta Penggalian Batu di Nte’er Segera Dihentikan
Next Article Kodim 1625 Ngada Siap Membantu Petani

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.