Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Peduli Lingkungan, Grup Gelisa Nagekeo Bersihkan Sampah di Gereja Centrum Danga
Regional NTT

Peduli Lingkungan, Grup Gelisa Nagekeo Bersihkan Sampah di Gereja Centrum Danga

By Redaksi2 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota Grup Gelisa Nagekeo sedang membersihkan sampah di Gereja Centrum Danga
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Kurang lebih 40-an orang‎ anggota Gerakan Lihat Sampah Ambil (Gelisa) Kabupaten Nagekeo membersihkan sampah di Gereja Centrum Danga, Kecamatan Aesesa, Jumat (2/6/2017).

Kegiatan yang dikemas bakti sosial tersebut sebagai bentuk kepedulian Grup Gelisa terhadap lingkungan. Kegiatan bakti sosial juga dilakukan untuk membantu menyelesaikan masalah sanitasi lingkungan yang ada di masyarakat.

Disaksikan VoxNtt.com, para relawan Grup Gelisa itu membawa peralatan masing-masing seperti karung, sapu lidi dan lain-lain.

Mereka mulai membersihkan sampah-sampah yang berserakan, baik di dalam kompleks gereja maupun di luar gereja Centrum Danga.

Koordinator Grup Gelisa, Martha Lamanepa mengatakan lingkungan hidup kian waktu mengalami ancaman dan menyebabkan kerusakan alam. Hal ini disebabkan ulahnya manusia yang membuang sampah di sembarang tempat.

Menurutnya‎ alam yang telah memberikan keindahan ini, seharusnya dirawat dan dijaga oleh manusia.

Mantan Kadis Kesehatan Kabupaten Nagekeo itu mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan dan mencintai bumi. Masyarakat diajak pula untuk manata kota Mbay agar bersih dan indah sebagai tempat pariwisata.

Hal senada disampaikan salah satu anggota Grup Gelisa, Marlin. Ia mengatakan kondisi alam yang kian rusak dan penting segera diselamatkan.

“Persoalan bukan bisa atau tidak bisa, tetapi apakah kita melakukannya atau tidak,” ujarnya.

Baca Juga: Rumput Liar Bertumbuh Subur di Halaman RSUD Aeramo

Untuk diketahui, sebelumnya Grup Gelisa yang di bawah pimpinan Mantan Kadis Kesehatan Nagekeo itu, melakukan pembersihan di RSUD Aeramo. (Arkadius Togo/VoN)

Nagekeo
Previous ArticleEditorial: Gubernur dan Bupati di NTT Belum Pancasilais
Next Article ​Beri Kuliah Umum di Unimor, BKH: Kemiskinan Penyebab Utama Human Trafficking

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.