Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Belum Nikmati Listrik, Warga Desa Taniwoda Ende Sebut “Nanti Tuhan Tolong”
Regional NTT

Belum Nikmati Listrik, Warga Desa Taniwoda Ende Sebut “Nanti Tuhan Tolong”

By Redaksi6 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi listrik padam
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Masyarakat Desa Taniwoda, Kecamatan Lepembusu Kelisoke Kabupaten Ende NTT hingga saat ini belum menikmati listrik.

Sudah puluhan tahun, warga satu desa tersebut masih menggunakan lampu minyak tanah.

Program pembangunan Bupati Marselinus YW Petu dan Wakil Bupati Djafar Ahmad tentang jalan, air dan listrik atau JAL di Kabupaten Ende rupanya belum tersentuh warga setempat.

Bagitupula dengan visi dan misi kedua pemimpin ini yakni “Mewujudkan karakteristik Kabupaten Ende dengan membangun dari desa dan kelurahan menuju masyarakat yang mandiri, sejahtera dan berkeadilan”.

Pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, air dan listrik menjadi kebutuhan pokok masyarakat desa Taniwoda. Masyarakat yang hidup masih terisolir hanya berpasrah agar pemerataan pembangunan dilaksanakan adil dan merata.

Geradus Baba, warga desa Taniwoda mengatakan wacana pemerataan pembangunan oleh Bupati dan Wakil Bupati Ende benar didengar oleh masyarakat.

Namun, pembangunan fisik warga Taniwoda belum dinikmati sedikitpun. “Wacana saja tapi masyarakat disana belum merasakan,”tutur Baba saat dihubungi, Selasa (6/6/2017).

Ia mengaku masyarakat Desa Taniwoda sangat merindukan penerangan yang layak seperti listrik. Sebab, kebutuhan dasar serupa dapat membantu kemajuan daerah Taniwoda.

“Ya, kalau tidak diperhatikan kami akan tetap begini pak. Nanti Tuhan baru tolong kami disini,”ujar dia.

Sementara Kepala Desa Taniwoda, Markus Resi mengaku pihak PT PLN (persero) sudah lakukan survey pada tahun 2013. Namun, belum tindak lanjut pemasangan instalasi.

“Sudah, tapi belum respon sampai saat ini. Ya, kami masih menggunakan pelita,”katanya.

Sementara Manager PLN area Flores Bagian Barat, Firman Raharja menyebutkan sebanyak 42 desa di Kabupaten Ende belum memasang listrik.

PLN menargetkan tahun 2019 puluhan desa sudah dinyalakan.

“Kalau untuk semua di wilayah kita sebanyak 428 desa yang belum punya listrik. Semua itu dalam target kita. Ya, paling kurang tahun 2020 semua terpasang. Ini menjadi program nasional,”ujar Firman baru-baru ini. (Ian Bala/VoN)

Ende
Previous ArticlePenggunaan Anggaran Diduga Dikorupsi, Warga Desa Sisir Melapor ke Kejaksaan Manggarai
Next Article Tidak Dapat Raskin, Warga Kecewa dengan Kades Compang Ndejing Matim

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.