Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Rapat Pemandangan Umum Fraksi DPRD Sikka Tiba-Tiba Diwarnai Klarifikasi Isu Amoral
Regional NTT

Rapat Pemandangan Umum Fraksi DPRD Sikka Tiba-Tiba Diwarnai Klarifikasi Isu Amoral

By Redaksi14 Juni 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Fraksi Nasdem DPRD Sikka, Siflan Angi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi terhadap Pidato Pengantar Bupati tentang Rancangan KUA-PPAS APBD Sikka TA 2018 dalam Rapat Paripurna III Masa Sidang III pada Rabu (14/6/2017) diwarnai klarifikasi isu amoral. 

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Sikka, Siflan Angi menyatakan dirinya difitnah dan dizolimi demi kepentingan Pilkada Sikka 2018.

“Saya diinformasikan ditangkap di sebuah hotel bersama perempuan. Atas nama keluarga saya dan harga diri saya,”ujar anggota DPRD Sikka 3 periode tersebut.

Siflan memanfaatkan siaran langsung Radio Suara Sikka atas sidang tersebut untuk menyampaikan kepada segenap masyarakat Sikka bahwa isu tersebut merupakan fitnah.

“Jangan untuk kepentingan politik sesaat sesama kita saling mencederai, memfitnah dan menzolimi apalagi menyangkut moral,” tegasnya.

Meskipun sempat 2 kali oleh ditegur oleh Pimpinan Sidang, Wakilan Ketua DPRD Sikka, Donatus David namun Siflan tetap melanjutkan klarifikasinya tersebut. 

Lebih jauh ia menyatakan, pihak yang telah memfitnah dirinya merupakan orang yang sakit hati karena permintaannya ditolak Siflan.

“Kalau laki-laki maka dia minta saya main dia punya istri, dia punya saudari, dan dia punya mama tetapi dia tidak mau. Kalau isu itu dari perempuan maka dia minta saya main dia, saya main dia punya mama tetapi saya tidak mau,” tegasnya. (Are De Peskim/VoN).

Sikka
Previous Article​Demi Kelancaran BUMDes Pemdes Boru Kedang Beli 1 Mobil Pick Up
Next Article Inspektorat Manggarai Sedang Periksa Penggunaan Dana Desa Wudi

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.