Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Soal Imam Protes dengan Uskup Ruteng, Ini Reaksi Pemuda Katolik
Regional NTT

Soal Imam Protes dengan Uskup Ruteng, Ini Reaksi Pemuda Katolik

By Redaksi15 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sekretaris Pengurus Cabang Pemuda Katolik Manggarai, Hery Harun (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Beberapa hari terakhir ini, wacana sekelompok imam melakukan protes atas kebijakan Uskup Ruteng Mgr Hubertus Leteng, Pr ramai diperbincangkan banyak kalangan di Manggarai Raya (Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur).

Polemik tersebut juga turut menyita perhatian Pengurus Cabang Pemuda Katolik Kabupaten Manggarai.

Sekretaris Pengurus Cabang Pemuda Katolik Manggarai, Hery Harun kepada VoxNtt.com, Kamis (15/6/2017), meminta sekelompok imam yang protes itu untuk selalu mengedepankan dialog dan komunikasi untuk mencari solusi dalam menyelesaikan sejumlah persoalan.

Hery menyampaikan beberapa hal penting terkait ‘kisruh’ yang terjadi di istana keuskupan Ruteng, Senin, 12 Juni lalu itu.

Pertama, Hery meminta agar para imam, biarawan/biarawati dan umat agar tetap menjaga keutuhan Gereja katolik Keuskupan Ruteng di bawah Kepemimpinan Uskup Ruteng Mgr Hubertus Leteng, Pr.

Baca:Uskup Digoncang Sejumlah Isu, Ini Jawaban Keuskupan Ruteng

Kedua, lanjut wartawan Timor Express itu, yakni mengedepankan dialog dan komunikasi  untuk mencari solusi dalam menyelesaikan soal, terutama dalam menata kebijakan Gereja di wilayah Keuskupan Ruteng.

Ketiga, pinta dia, setiap hirarki Pemimpin Gereja katolik di Keuskupan Ruteng agar tetap menjaga rasa persaudaraan satu sama lain dalam menjalankan kebijakan-kebijakan Keuskupan Ruteng serta tugas dan pelayanan kepada umat.

Serta keempat, menghindari penyampaian informasi pada media sosial terkait kebijakan Gereja lokal, dan masalah-masalah pribadi lainnya yang belum teruji kebenarannya.  Karena informasi yang belum teruji kebenarannya akan memunculkan informasi yang simpangsiur serta multitafsir dari umat,yang membuat umat menjadi bingung  dan resah.

“Saya minta agar kedepankan dialog dan komunikasi,serta hindari penyampaian informasi dimedia sosial yang membuat umat resah dan bingung,” kata Hery.

Dia mengisahkan, sekelompok imam mendatangi istana keuskupan Ruteng pada 12 Juni lalu hendak menemui Mgr Hubert untuk membahas sejumlah aspirasi. Namun hal itu gagal, lantaran uskup Ruteng meninggalkan istana keuskupan dan mengikuti kegiatan lain.

Kata Hery, aksi sekelompok imam tersebut sempat menjadi heboh,sebab tak lama berselang ratusan umat katolik dan tokoh masyarakat untuk  mendatangi istana keuskupan Ruteng untuk mencari tahu kejadian yang sebenarnya.

Bahkan,aksi sekolompok imam tersebut,menjadi heboh dalam pemberitaan media maupun informasi di media sosial (medsos) facebook. (Adrianus Aba/VoN)

 

Manggarai
Previous ArticleWarga Sebut Perbaikan Jalur Lapen di Torok Golo Hanya Sebatas Wacana
Next Article Bupati Tote Ingatkan Mobil Dinas Tidak Boleh Digunakan untuk Urusan Politik

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.