Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Bupati Tote Ingatkan Mobil Dinas Tidak Boleh Digunakan untuk Urusan Politik
Regional NTT

Bupati Tote Ingatkan Mobil Dinas Tidak Boleh Digunakan untuk Urusan Politik

By Redaksi16 Juni 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Yoseph Tote, Bupati Manggarai Timur (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Bupati Manggarai Timur (Matim), Yoseph Tote mengingatkan kepada semua pejabat agar tidak menggunakan plat merah atau kendaraan dinas untuk kepentingan urusan politik pribadi.

Kecuali, kata Tote, kendaraan dinas dipakai untuk sosial budaya, sosial pendidikan, dan sosial masyarakat.

“Tidak boleh pejabat pakai plat merah untuk sosial politik. Kecuali untuk melayani kepentingan dan kebutuhan masyarakat,” kata Bupati dua periode itu kepada para awak media di Kantor Bupati Matim baru-baru ini.

Baca: Mobil Dinas Dipakai Untuk Konsolidasi Politik, Paket Aset Disesalkan Warga

Dikatakan, himbauan agar tidak menggunakan kendaraan dinas untuk urusan sosial politik pribadi merupakan perintah regulasi dan tidak boleh disalahgunakan.

“Ada regualasinya. Kita harus ikut regulasi itu,” kata Bupati Tote.

Dia juga mengingatkan PNS untuk tidak menyalahgunakan tugasnya, seperti, berkeliran pada jam dinas.

“Saya mendapat laporan dari masyarakat ada PNS yang berkeliaran di jam dinas, pakai baju seragam. Mestinya mereka harus malu,” tukasnya. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleSoal Imam Protes dengan Uskup Ruteng, Ini Reaksi Pemuda Katolik
Next Article Oknum Kepsek di TTU Diduga Lakukan Pungli Dana PIP

Related Posts

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026
Terkini

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.