Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Dana Rp 45 Miliar, Pemkab TTU Segera Bangun 3000 Rumah Layak Huni
Regional NTT

Dana Rp 45 Miliar, Pemkab TTU Segera Bangun 3000 Rumah Layak Huni

By Redaksi23 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua DPRD TTU, Frengky Saunoah
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (Pemkab TTU) dan DPRD telah menyepakati alokasi dana sebesar  Rp 45 miliar dari APBD II untuk pembangunan rumah layak huni.

Dana tersebut akan digunakan untuk membangun sebanyak 3000 rumah tidak huni.

“Dananya sudah kita alokasikan dan seharusnya sudah mulai berjalan, namun mungkin karena ada kendala teknis makanya belum dimulai pengerjaannya,” ungkap Ketua DPRD TTU, Frengki Saunoah usai mengikuti acara temu perempuan yang digelar oleh YABIKU NTT di gedung darma wanita Kabupaten TTU, Kamis (22/06/2017).

Baca Juga: Terkait Ranperda, Asisten III Setda TTU Kena “Semprot”

Politisi PDIP tersebut menjelaskan, alokasi dana untuk pembangunan rumah layak huni hingga akhir masa pemerintahan bupati TTU Ray Fernandes setiap tahunnya akan mengalami kenaikan guna memenuhi capaian target 5 tahunan.

Guna mencegah terjadinya praktik diskriminatif dalam penentuan Kepala Keluarga mana yang berhak menerima bantuan tersebut, sekretaris DPC PDIP Kabupaten TTU tersebut menjelaskan pihakya bersama pemerintah daerah akan menerapkan sistem tuntas desa dan tuntas kecamatan.

“Bupati saat ini sementara fokus dengan pembangunan rumah layak huni ini sehingga beliau akan turun langsung ke lapangan untuk men-croschek sekaligus memastikan tidak ada yang terlewatkan,” katanya.

Frengki berharap agar program tersebut dapat segera berjalan sehingga setiap keluarga di  TTU dapat secepatnya menempati rumah yang layak huni. (Eman Tabean/VoN)

TTU
Previous ArticleDua Desa di Ujung Utara Poco Ranaka Masih Terisolasi
Next Article GMNI Dorong Pemkab Mabar Bangun Perguruan Tinggi Pariwisata

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.