Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Lima Bulan Sampah Membusuk, Warga Penfui Pertanyakan Kinerja Dinas Kebersihan Kota Kupang
Regional NTT

Lima Bulan Sampah Membusuk, Warga Penfui Pertanyakan Kinerja Dinas Kebersihan Kota Kupang

By Redaksi28 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

​Kota Kupang, Vox NTT-Tumpukan sampah di Jalan Adisucipto, Penfui, Kota Kupang dikeluhkan warga sekitar karena sudah lima bulan lebih tidak diangkut oleh dinas kebersihan.

Ketua RT. 04 Thomas Deuleu Nitsani, kepada VoxNTT, Rabu (28/6/2017) mengungkapkan selain mengeluarkan bau tak sedap, sampah juga bertebaran ke tengah jalan sehingga dapat membahayakan para pengguna jalan yang melintasi 

Sampah yang terus menggunung ini juga sangat menggangu kenyamanan lingkungan sekitar.

“Dengan tidak diangkutnya sampah-sampah tersebut makin lama semakin membusuk juga menggangu keindahan lingkungan yang notabene berada di wilayah Kota Kupang. Apakah ini sengaja dibiarkan, tidak ada perhatian dari dinas terkait,” ungkapnya.

Thomas menambahkan, dirinya meminta agar pihak terkait segera melakukan tindakan untuk menyelesaian permasalahan sampah di ruas jalan Adisucipto ini.

 ”Saya sebagai warga memohon kepada Pemkot melalui dinas yang mengurusi persampahan untuk datang dan mengangkut tumpukan sampah di sini. Jangan hanya mengangkut sebagian karena bisa menimbulkan ketidaknyaman lingkungan,”paparnya.

Sementara itu salah seorang Mahasiswa Undana Kupang, Yosefinus Rehan, kepada VoxNTT, Rabu (28/6/3017) mengatakan, aksi pembuangan sampah sembarangan oleh warga mulai terjadi sudah lima bulan lalu.

“Entah siapa yang kali pertama menjadikan kebun yang berada di samping jalan sebagai lokasi pembuangan sampah, hingga hari ini jumlah sampahnya semakin banyak. Aroma tak sedap langsung tercium begitu melintas di ruas jalan ini,”imbuhnya.

Yosefinus  berharap agar ruas jalan Adisucipto pada wilayah Penfui tersebut kembali bebas dari sampah. (Mou/VON).

Kota Kupang
Previous ArticleKaryawan Hotel On The Rock Tewas Diduga Tersengat Listrik
Next Article KKI Ende Kunjungi ODGJ di Sikka

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.