Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Sampan Tenggelam di Perairan Namosain, Dua Orang Tewas Satu Kritis
HEADLINE

Sampan Tenggelam di Perairan Namosain, Dua Orang Tewas Satu Kritis

By Redaksi30 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu korban sampan tenggelam bernama Mad Sari sedang dirawat di RSAL Kupang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

​Kota Kupang, Vox NTT-Sebuah sampan yang digunakan oleh tiga nelayan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) tenggelam di Perairan Namosain.

Kejadian naas ini dikemukakan Kepala Bidang Humas Polda NTT AKBP Jules Abraham Abast saat di konfirmasi oleh awak media, Jumat (30/6/2017)pagi .Jules mengatakan dua orang nelayan yang meninggal adalah Semuel Bansoma (31) dan Jhoni Mone (42).
Diceritakan Jules, kejadian itu bermula ketika Kapal Makarios menurunkan sejumlah anak buah kapal dari atas kapal menuju Pantai Namosain. Sampan itu dikemudikan Fatur Isak (16).

Awalnya Fatur mengantar dua orang anak buah kapal, Hasan dan Husein menuju pantai. Setelah itu, Fatur kembali lagi ke Kapal Makarios.

Saat itu, air laut masuk ke dalam sampan. Ketika Fatur tengah membuang air laut, ketiga korban langsung menaiki sampan. Fatur pun langsung mendayung menuju arah Pantai Namosain.

“Tapi kurang lebih baru 50 meter dari Kapal Makarios, sampan yang dikemudikan oleh Fatur terbalik dikarenakan banyaknya air laut yang masuk ke dalam sampan dan beban muatan yang berlebihan, sehingga mengakibatkan sampan terbalik dan tiga korban tersebut tenggelam,”ungkapnya.

Sebelum tenggelam, kata dia, dua orang korban masih sempat berpegangan ke Fatur.
Saat itu pula Fatur  berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Melihat hal itu, nahkoda kapal Makarios mendekat dengan menggunakan kapal untuk menolong mereka.

Beberapa orang dari pantai juga datang untuk menolong dan langsung membawa para korban ke Pantai Namosain. Ketiga korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Laut.

“Dari tiga korban tersebut ada dua orang yang meninggal dunia Jhoni Mone dan Semuel Bensoma. Sedangkan Mad Sari masih dalam keadaan kritis dan dirawat di RSAL Kupang,” jelasnya.

Saat ini, jenazah keduanya sudah dibawa ke keluarga. Jhoni disemayamkan di rumah duka di Kelurahan Manutapen, Kecamatan Alak.

Sedangkan jenazah Semuel disemayamkan di rumah duka Kelurahan Bakunase, Kecamatan Kota Raja.

Hal senada pula disampaikan beberapa warga sekitar pantai Namosain saat ditemui VoxNTT, Jumat (30/06/2017). Para warga membenarkan kejadian tersebut terjadi  sekitar jam 15.10 wita bertempat di pantai Namosain. 

Mereka melihat Fatur telah mengantar 2 (dua) orang yakni, Hasan dan Ian Husein dengan menggunakan sampan dari kapal Makarios menuju pantai dengan selamat.

Beberapa warga yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, kurang lebih 50 meter dari kapal Makarios, sampan yang dikemudikan terbalik dikarenakan banyaknya air laut yang masuk ke dalam sampan dan beban muatan yang berlebihan.(Mou/VoN).

Kota Kupang
Previous ArticleTarung di Pilkada Matim, Paket Aset Resmi Daftar ke PBB
Next Article Kejari TTU Dinilai Takut Tindak Oknum Kontraktor Nakal

Related Posts

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Palma Hill Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Anak di Kupang

15 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.