Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Pulang Doa Pagi di Gereja Santo Yosep Bajawa, Opa Leo Disambar Motor Hingga Meninggal
HEADLINE

Pulang Doa Pagi di Gereja Santo Yosep Bajawa, Opa Leo Disambar Motor Hingga Meninggal

By Redaksi5 Juli 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Tabrakan
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT-Leonardus Rudu (59)‎, warga Kelurahan Ngedukelu, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada meninggal dunia.

Opa Leo biasa ia disapa meninggal dunia‎ setelah ditabrak pengendaraan bermotor saat pulang doa pagi di Gereja Santo Yosep Bajawa.

Atas insiden itu korban tidak sadarkan diri dengan luka di bagian wajah dan kepala, serta mengeluarkan darah cukup banyak.

Korban meninggal setelah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngada.

Demikian hal itu disampaikan Kepala Satuan Lalulintas Polres Ngada AKP Mus‎ Sinle kepada VoxNtt.com, Rabu (5/7/2017).

AKP Mus mengatakan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di jalan S. Parman depan Gerbang Gereja Santo Yosep Bajawa.

Sepeda motor Yahama Mio tanpa nomor polisi yang dikendarai Yoseph Florianus Nono (33), melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Padhawoli menuju Gereja St. Yosep Bajawa‎

Sebelum sampai di tempat kejadian perkara (TKP) pengendara melihat Opa Leo sedang berjalan searah di atas trotoar sebelah kiri

Namun setelah berdekatan di titik tabrak, pengendara melihat korban sudah berada di badan jalan jalur kiri persis di depan motor.

Sehingga pengendara tidak mampu mengendalikan laju sepeda motornya dan menabrak korban hingga terpental beberapa meter ke depan.

AKP Mus mengaku, pihaknya telah mengamankan pengendara Yamaha Mio ‎dan megambil keterangan dari saksi. (Arkadius Togo/VoN)

Ngada
Previous ArticlePolres Ngada Periksa Anggota DPRD Nagekeo
Next Article Sidang Peristiwa Rangko Berdarah Ungkap Peran Bule Asal Australia

Related Posts

Ibu dan Anak di Aimere Ngada Jadi Korban Kekerasan

9 Juni 2026

Mantan Kabag Ops Polres Nagekeo Diduga Bawa Kabur Anak Usia 5 Tahun

28 Mei 2026

Dua Babinsa Datangi Panitia, Nobar Film “Pesta Babi” di Bajawa Dibatalkan

15 Mei 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.