Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Perbaikan Jalan Berlubang Labuan Bajo-Ruteng Bukan Karena TdF
NTT NEWS

Perbaikan Jalan Berlubang Labuan Bajo-Ruteng Bukan Karena TdF

By Redaksi7 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
PPK wilayah Labuan Bajo Satker Wilayah III, Yoshua B Anarato
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Seluruh jalan yang berlubang di jalan negara Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) menuju Ruteng, Kabupaten Manggarai sudah diperbaiki oleh pihak Satker wilayah III NTT.

Pihak PPK Wilayah Labuan Bajo mengaku perbaikan jalan sepanjang 126 Kilo Meter (KM) itu bukan karena event Tour de Flores (Tdf) yang mulai dilaksanakan di Larantuka, Flores Timur.

“Jalan yang berlubang itu ditutup bukan karena TdF ya, kita setiap tahun memang berkewajiban memperbaiki jalur trans Flores sebagai jalan negara, ” ujar Yosua B Anarato, PPK Labuan Bajo Satker Wilayah III NTT kepada wartawan Jumat (7/7/2017).

Dia mengatakan anggaran untuk memperbaiki jalur Labuan Bajo-Ruteng sebesar Rp 16 Miliar.

Anggaran tersebut digunakan untuk memperbaiki jalan yang rusak selama satu tahun di 2017.

Sehingga, masa perbaikan jalan Labuan Bajo menuju Ruteng akan diperbaiki sampai bulan Desember 2017.

“Jalan yang berlubang semuanya sudah ditutup, sudah siap juga untuk TdF, ” katanya.

Yosua mengaku untuk menyambut TdF 14 Juli-19 Juli 2017 pihaknya akan selalu siap di jalur-jalur rawan longsor seperti di wilayah Dahot menuju Bambor di Kecamatan Mbeliling dan wilayah perbatasan Mabar dan Manggarai.

Menurut Yosua pihaknya pada prinsipnya selalu siap memperbaiki jalan negara wilayah trans Flores. Apalagi status jalan Flores adalah jalan negara yang harus selalu diperbaiki. (Gerasimos Satria/VoN)

Manggarai Barat
Previous ArticleBKH: Korupsi Menjadi Kejahatan Biasa Karena Telah Membudaya
Next Article CV Putra Teknik Mandiri Menang Tender Proyek Rp 5 Miliar, Ini Penjelasan ULP Mabar

Related Posts

Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Manggarai Barat yang Rusak akibat Gempa

28 Agustus 2026

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.