Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Dilaporkan ke Polisi, Ini Tanggapan Ketua STIKIP TIMOR
Regional NTT

Dilaporkan ke Polisi, Ini Tanggapan Ketua STIKIP TIMOR

By Redaksi8 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pihak yayasan STIKIP TIMOR saat ditemui awak Vox NTT (Foto; Paul Resi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp
 Soe,Vox NTT-Ketua STIKIP Timor Indonesia, Gibarel Tunliu menegaskan bahwa lembaga pendidikan tersebut sejak tahun 2011 lalu sudah mengantongi rekomandasi dari Bupati TTS dan kopertis wilayah VIII Denpasar untuk pelaksanaan kegiatan perkulian di bawah naungan Yayasan Pendidikan Menekat Anugerah (YAPEMA) Soe.

Hal ini disampaikan Gibrael untuk menanggapi informasi yang berkembang di berbagai media terkait keberadaan dan keabsahan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STIKIP) Timor Indonesia.

Gibrael Tunliu mengakui bahwa perguruan tinggi pempinannya tersebut belum mengantongi izin dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Jakarta. Meski demikian pihaknya sedang melakukan proses permohonan izin ke Dirjendikti untuk pemberian izin operasional.

“Kami sedang mengurus izin di Dirjendikti dan kami yakin bahwa dalam waktu satu atau dua bulan ke depan izin dari Dirjendikti akan keluar,” jelas Tunliu.

Dikisahkan sejak berdirinya Yayasan Yapema, pihaknya masih bergabung dengan STIKIP NUSA TIMOR yang diketuai oleh Julius Amtiran.

BACA: Araksi Resmi Laporkan Pengelola STIKIP TIMOR ke Polisi

Namun dalam perjalanannya terjadi masalah internal antara pengelola didalam STIKIP NUSA Timor sehingga berakibat pada penelantaran mahasiswa.

Selama masalah internal itu, proses perkuliahan menjadi tidak terarah. Karena itu dirinya bersama para dosen lainnya berupaya untuk menyelamatkan para mahasiswa.

Berkaitan dengan pelaksanaan wisuda yang terjadi pada tanggal 22 Juni 2017 lalu, sebenarnya bukan acara wisuda saja tetapi ada acara peresmian Yayasan Timor Pah dan pendirian STIKIP TIMOR INDONESIA yang dia pimpin.

“Memang ada acara wisuda 179 mahasiswa, tetapi ada juga acara peresmian yayasan dan STIKIP TIMOR Indonesia,”aku Tunliu.

Mengenai ijazah dari 179 mahasiswa tersebut diakui Tunliu bahwa belum bisa dikeluarkan oleh STIKIP TIMOR INDONESIA, sehingga pihaknya bersama salah seorang staf ahli komisi X DPR RI yang juga mengaku bekerja di Dirjendikti  atas nama Profesor Budi Johan berusaha untuk mencari universitas di Jakarta untuk mencetak ijazah bagi 179 mahasiswanya.

Hal tersebut dilakukan semata-mata hanya mau menyelamatkan mahasiswa yang sudah mengikuti wisuda maupun proses legalitas STIKIP TIMOR INDONESIA untuk mendapatkan izin dari Dirjendikti.

“Saya bersama Pa Budi Johan kami sama-sama berusaha disamping menyelamatkan 179 mahasiswa yang baru diwisudakan dan juga urusan proses izin di Dirjendikti untuk memperoleh legalitasnya,”jelas Tunliu.

Dia menekankan bahwa apa yang dilakukan dirinya bersama para dosen dan Profesor Budi Johan hanya semata-mata untuk menyelamatkan mahasiswa.

“Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa proses izin dan ijazah akan kita peroleh dalam satu atau dua bulan ke depan,”kata Tunliu. (Paul Resi/VoN).

TTS
Previous ArticleHanura Matim Komitmen Beri Perlakuan yang Sama Untuk Semua Kandidat
Next Article Ketua STIKIP TIMOR: Alfred dan ARAKSI Itu Siapa?

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.