Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Ketua STIKIP TIMOR: Alfred dan ARAKSI Itu Siapa?
HEADLINE

Ketua STIKIP TIMOR: Alfred dan ARAKSI Itu Siapa?

By Redaksi8 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pihak yayasan STIKIP TIMOR saat ditemui awak Vox NTT (Foto; Paul Resi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT-Ketua STIKIP TIMOR Indonesia, Gabriel Tunliu mempertanyakan legal standing Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAKSI) TTS yang mengadukan pengelola lembaga pendidikan itu ke polisi dengan dugaan pembohongan publik, pemalsuan dokumen dan penipuan.

“Pa Alfred dan ARAKSI itu siapa? Kok bisa melaporkan kami sebagai pengelola ke polisi. Kapasitasnya sebagai apa?Apakah dia menjadi korban? tanya Tunliu yang diwawancarai Jumat (7/7/2017) di kediamannya di Nonohonis Soe.

Menurut Tunliu apa yang dilakukan dirinya adalah tindakan penyelamatan terhadap mahasiswa untuk memperoleh kejelasan status STIKIP TIMOR INDONESIA maupun ijazah bagi 179 mahasiswa yang sudah mengikuti wisuda pada tanggal 22 Juni 2017 lalu.

“Apa yang saya dan teman-teman dosen lakukan bersama Pa Budi hanya untuk menyelamatkan para mahasiswa yang sudah mengikuti tahapan perkuliahan sehingga memperoleh ijazah yang dari salah satu universitas yang diakui oleh Dirjendikti di Jakarta dan saat ini sedang dalam proses,”kata Tunliu.

BACA: Araksi Resmi Laporkan Pengelola STIKIP TIMOR ke Polisi

Tunliu mengaku belum mengetahui kalau dirinya sudah diadukan ke Polres TTS oleh ARAKSI pimpinan Alfred Baun.

“Saya belum tahu kalau pengelola STIKIP Timor Indonesia sudah diadukan ke polisi,”kata Tunliu.

Sementara itu salah satu perwakilan mahasiswa Gusti Ncu juga mempertanyakan kapasitas Alfred Baun dan ARAKSI yang sudah membuat pengaduan ke Polres TTS.

“Kami saja yang mahasiswa di situ tidak mempersoalkan masalah tersebut karena kami yakin bahwa pasti akan mendapatkan ijazah yang sah dari Dirjendikti. Kenapa orang lain yang tidak ada kaitannya dengan masalah internal STIKIP Timor Indonesia kow sibuk dengan masalah kami,” kata Gusti.

BACA:Dilaporkan ke Polisi, Ini Tanggapan Ketua STIKIP TIMOR

Sebelumnya, Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAKSI) TTS pada Selasa (06/07/2017) secara resmi melaporkan Pengelola Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STIKIP) TIMOR ke polisi dengan dugaan penipuan, pemalsuan dokumen dan kebohongan publik mengenai pendirian STIKIP TIMOR, perkuliahan dan pelaksanaan wisuda 197 mahasiswa beberapa waktu yang lalu.

Menurut koordinator ARAKSI, Alfred Baun apa yang dilakukan pengelola STIKIP TIMOR, Gibrael Tunliu dan beberapa orang lainnya dalam manajemen adalah tindak melanggar hukum dimana tidak satupun dokumen resmi yang dikeluarkan Dirjendikti untuk memberikan legalitas formal atas pendirian lembaga pendidikan tersebut.(Paul/VoN).

TTS
Previous ArticleDilaporkan ke Polisi, Ini Tanggapan Ketua STIKIP TIMOR
Next Article Serpihan Puisi Mikael Wora {Catatan oleh Hengky Ola Sura}

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.