Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Lima Tahun Berdiri, SMPN 10 Lamba Leda Belum Punya Ruang Kelas
Regional NTT

Lima Tahun Berdiri, SMPN 10 Lamba Leda Belum Punya Ruang Kelas

By Redaksi11 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi pembelajaran di kelas
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Terhitung sejak 2012-2017, SMPN 10 Lamba Leda sudah berusia lima tahun. Namun sampai sekarang, sekolah yang terletak di Rentung, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur itu belum memiliki ruang kelas.

“Tiga tahun pertama kami menumpang di SDK Meni. Tapi karena semua ruangan di sekolah itu dipakai, kami pindah di PAUD Meni Jaya. Sejak dua tahun terakhir sampai sekarang ini, kami di PAUD ini. Itu pun kita memanfaatkan ruangan sisa,” kata Arnoldus Mbula, seorang guru SMPN 10 Lamba Leda kepada VoxNtt.com Selasa (11/7/2017).

Keadaan ini, kata Mbula, sangat mengganggu aktivitas pembelajaran di sekolah itu. Namun, keadaan itu tak membuat guru di sekolah itu putus asa, tapi terus mengusahakan hadirnya proses pembelajaran yang menyenangkan bagi seluruh siswa.

Sebab itu, ia berharap agar Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur segera mengalokasikan anggaran untuk membangun ruang kelas bagi sekolah itu. Jika ruang kelas sudah ada, ia yakin siswa dan guru dapat melaksanakan proses pembelajaran dengan baik.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Manggarai Timur, Frederika Soch yang dikonfirmasi melalui pesan singkatnya Senin (10/7/2017) mengaku sangat memahami situasi di sekolah itu. Namun, karena keterbatasan anggaran, pembangunan ruang kelas di sekolah itu belum bisa terealisasi.

“Tahun 2017 belum bisa dibangun SMPN 10 Lamba Leda. Minta maaf dana terbatas,” ujarnya. (Ferdiano Sutarto Parman/VoN)

Manggarai Manggarai Timur
Previous ArticleKantor Imigrasi Maumere Siapkan Passport Bagi 175 Calon Jemaah Haji Asal Flores
Next Article Ini 5 Prioritas Kerja Pemuda Katolik Sikka

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kecelakaan Lalu Lintas

24 Juni 2026
Terkini

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.