Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Figure»Erich Langobelen Lolos Ubud Writers and Readers Festival
Figure

Erich Langobelen Lolos Ubud Writers and Readers Festival

By Redaksi12 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Larantuka VoxNtt.com-Gregorius Duli Langobelen biasa disapa Erich lolos sebagai salah satu peserta yang akan ikut dalam Ubud Writers and Readers Festival pada 25-29 Oktober 2017 mendatang di Bali.

Erich adalah seorang mahasiswa STFK Ledalero kelahiran Lewoleba-Lembata, 29 Januari 1994.

Selain aktif bergiat di komunitas teater Tanya Ritapiret, ia juga bergiat di Komunitas KAHE Maumere.

Keberhasilannya lolos sebagai salah satu peserta bersama empat belas penulis se-Indonesia sungguh merupakan sebuah kebanggan.

Menurut Erich dari catatan panitia kurasi ada 913 karya sastra yang masuk ke meja panitia. Dan naskah Erich terpilih untuk ikut dalam Ubud Writers and Readers Festival tahun ini.

Erich menjelaskan bahwa Ubud Writers and Readers Festival merupakan festival sastra terbesar di Asia Tenggara.

Misi dari festival ini adalah untuk mewujudkan sebuah festival berskala internasional dengan berbagai ide, pemikiran, serta isu-isu global.

Erich sendiri sudah menghasilkan karya antologi puisi berupa Luna dan Masouleum dan menulis puisi di Kompas, Media Indonesia dan media-media lokal di NTT.

Dari Maumere, Dede Aton dan Kikan, kawan Erich yang tergabung dalam Komunitas KAHE Maumere mengaku bangga dengan pencapaian yang diraih Erich sampai lolos ke Ubud Writers and Readers Festival.

“Ini bukti perjuangan Erich. Bukti juga kalau kualitas karya-karya daerah bermutu tinggi. Dan saya kira di Komunitas KAHE ikut membantu membangun kreasi Erich” demikian kata Dede.

Sementara itu Kikan berpendapat bahwa Erich memang layak untuk itu. Dia adalah contoh penulis muda yang berbakat dan tahu persis bagaimana bakatnya harus dituangkan pada porsi dan tempat yang pas.

“Tulisan-tulisannya semakin matang. Salut deh untuk Erich,” aku Kikan ikut bangga. (Hengky Ola/VoN).

Flores Timur
Previous ArticleSoal TdF, Ketua GMNI Manggarai: Bikin Habis Uang Saja
Next Article Berkunjung ke Sumba, Jokowi Dihadiahi Parang dan Kuda Sandalwood

Related Posts

Kuryanto, Penjual Bakso Keliling yang Menjadi “Ayah Kedua” Bagi Adik-Adiknya

11 Desember 2025

Meski Kalah dalam Politik, Jane Natalia Suryanto Tetap Mengabdi untuk Rakyat

13 November 2025

Jane Natalia Suryanto Bangkitkan Semangat Petani NTT lewat Kebun Jane

12 November 2025
Terkini

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.