Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Kemenkes Sosialisasi Program Germas di Ngada
KESEHATAN

Kemenkes Sosialisasi Program Germas di Ngada

By Redaksi12 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dari kiri ke kanan: drg. Marlina Ginting, M.Kes (Kepala seksi peran serta masyarakat direktorat promosi kesehatan kemenkes RI), Karelus Maku, SH Anggota DPRD Ngada fraksi Gerindera, dan Yak.Yoseph Mawo Sekretaris Dinkes Ngada (Moderator)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT-Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melalui Direktorat Promosi Kesehatan melakukan sosialisasi program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Kabupaten Ngada, Rabu (12/7/2017).

Kepala Seksi Promosi Kesehatan Kemenkes RI drg. Marlina Gintin,  M. Kes dalam materinya mengatakan, secara konseptual Germas adalah suatu tindakan yang sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa.

Hal itu dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berpirilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

Menurutnya, tujuan dari program Germas ini agar masyarakat berprilaku hidup sehat sehingga berdampak pada kesehatan terjaga, produktif, lingkungan bersih, dan biaya untuk berobat berkurang.

‎Marlina menjelaskan, bentuk-bentuk kegiatan Germas seperti melakukan aktivitas fisik setiap hari, mengonsumsi sayur dan buah-buahan, tidak merokok, tidak mengkonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan, dan menggunakan jamban sehat.‎

Dalam materinya, ia juga menyampaikan strategi pendekatan keluarga untuk mencapai keluarga sehat.

Terdapat lima strategi pendekata, pertama, keluarga menjadi sasaran utama. Kedua, memgutamakan kegiatan promotif dan preventif disertai penguatab unit kegiatan berbasis masyarakat. Ketiga, kunjungan rumah atau home visit. Keempat, pendekatan daur kehidupan, dan kelima, prioritas pendanaan pada menu kegiatan promotif-preventif baru digunakan untuk kuratif.

Semantara itu nara sumber lain pada saat itu, Karelus Maku anggota DPRD Ngada dari partai Gerindra mengatakan, semua pihak harus mendukung dan mengimplementasikan program Germas dalam hidup keseharian.

Menurut Karel, kualitas hidup seseorang selama ini menjadi kurang sehat, karena prilaku yang ada dari dalam diri dan pencemaran lingkungan, serta akses terhadap pelayanan kesehatan.

Pencemaran lingkungan kadang-kadang menimbulkan wabah muntaber bagi anak-anak dan masyarakat yang kurang kebal terhadap iklim yang kurang sehat.

Pada saat itu juga dirinya berjanji, untuk membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah agar tetap mendukung anggaran dalam RKA Dinkes Ngada untuk Germas.

Selain itu, mendorong Pemda Ngada untuk mengakomodir kembali dana bantuan operasional kesehatan daerah (Bokda) bagi tenaga kesehatan yang masih sukarela, agar kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas dan jaringannya terus ditingkatkan. (Arkadius Togo/VoN)

‎

Ngada
Previous ArticleKendati Hanya Satu Kursi, Hanura Matim Jadi Rebutan Para Kandidat
Next Article Persiapan Panitia TdF Belum Maksimal, Bupati Tote Marah

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

27 Februari 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.