Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Persiapan Panitia TdF Belum Maksimal, Bupati Tote Marah
NTT NEWS

Persiapan Panitia TdF Belum Maksimal, Bupati Tote Marah

By Redaksi12 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Tote saat memantau langsung persiapan panitia TdF di pinggir Pantai Borong (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Bupati Manggarai Timur (Matim) Yoseph Tote marah kepada panitia pelaksana Tour de Flores (TdF).

Ia marah karena persiapan kegiatan balap sepeda internasional di Pulau Flores itu belum maksimal. Lokasi belum ditata rapi dan stan juga belum dibangun.

Bupati Tote kepada Panitia TdF Matim mengatakan kegiatan itu sudah di depan mata.  Namun persiapan belum maksimal.

Ia mengatakan, panitia harus mengikuti rencana yang sudah disepakati dan tidak boleh mengubah di tengah jalan.

Yang terjadi saat ini ujar Tote,  lain yang direncanakan lain yang dibuat di lapangan. Jalan yang ada masih berlumpur karena belum padatkan menggunakan alat berat.

“Harus ikut komando dan perlu koordinasi supaya bekerja sesuai yang disepakati,” kata Bupati Tote saat pantau persiapan panitia TdF di pinggir pantai Borong.

Karena itu ia meminta kepada panitia supaya bekerja secepatnya dan tidak boleh menunda pekerjaaan.

“Saya tegaskan supaya pekerjan tidak main-main karena waktu tinggal dua hari lagi,” tegasnya.

Kapolres Manggarai AKBP Marselis Sarimin Karong juga mengungkapkan  kekesalan yang sama karena pantia terkesan tidak siap menyambut TdF di Matim.

“Padahal kegiatan balap sepeda internasional TdF sudah di depan mata. Kita menginginkan semua sukseskan TdF tetapi saat ini kondisi di lapangan belum tampak,” ujar Kapolres Marselis.

Disaksikan Voxntt.com, Rabu (12/7/2017) Bupati Matim Yoseph Tote didampingi Kapolres Manggarai AKBP Marselis Sarimin Karong dan Kepala Kejaksan Negeri Ruteng, Ketua DPRD Matim Lucio Modo  memantau pekerjan dari Dermaga Borong hingga langsung pembangunan pangung TdF di muara Kali Wae Bobo. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleKemenkes Sosialisasi Program Germas di Ngada
Next Article Dituding Pelantikan Aparat Desa Ilegal, Ini Penjelasan Kades Lanaus TTU

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.