Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Robi Idong Ingin Sikka Jadi “Intan Jasa” Bagi Flores dan Lembata
Regional NTT

Robi Idong Ingin Sikka Jadi “Intan Jasa” Bagi Flores dan Lembata

By Redaksi13 Juli 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Robi Idong, Bupati Sikka
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Bakal Calon Bupati Sikka,Robi Idong ingin Kabupaten Sikka menjadi “Intan Jasa” bagi Flores dan Lembata.

‘Intan Jasa’ yang dimaksudkan Robi adalah industri, perdagangan, pertanian, pariwisata dan jasa.

Menurutnya, Sikka harus dibangun untuk memperkuat Flores dan Lembata.

“Jadi Sikka bukan untuk Sikka saja tetapi Sikka untuk Flores dan Lembata,” tegas pemilik nama lengkap Fransiskus Roberto Diogo tersebut kepada VoxNtt.Com saat dihubungi pada Selasa (12/7/2017).

Robi yang akan maju dalam Pilkada Sikka 2018 berpasangan dengan tokoh koperasi asal Sikka, Romanus Woga tersebut menilai Sikka memiliki potensi untuk menjadi pusat perdagangan dan industri pengolahan di Flores dan Lembata.

Menurutnya, tersedianya fasilitas pelabuhan dan peningkatan aktifitas bongkar muat merupakan salah satu peluang yang perlu dimanfaatkan oleh pemimpin di Sikka.

Pria yang pernah 2 kali maju sebagai Calon Wakil Bupati Sikka ini memberi contoh terkait komoditi.

Robi berpendapat, Sikka nantinya harus mampu membeli komoditi-komoditi petani dari Flores dan Lembata.

Hal itu hanya mungkin bila ada industri pengolahan di Sikka.

Dengan demikian, bukan hanya produk petani bisa dibeli dengan harga yang layak tetapi juga ada penyerapan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan melalui peningkatan nilai lebih pada produk.

Selain itu, menurutnya pemerintah juga bisa melakukan kerja sama dengan pengusaha yang bergerak di bidang ekspor komoditi.

Pengiriman-pengiriman akan lebih muda karena ditunjang dengan aktivitas keluar masuk kapal barang di pelabuhan Laurens Say yang terus meningkat.

Bumdes-bumdes serta koperasi-koperasi diharapkan menjadi ujung tombaknya untuk membeli produk-produk pertanian dan sektor lainnya.

Robi mengharapkan ke depannya koperasi di Sikka tidak hanya bergerak pada usaha simpan pinjam. Koperasi harus mampu membeli produk pertanian.

“Tugas pemerintah adalah membuka jaringan dagang dan mengawal serta mendukung dalam bentuk menyiapkan yang namanya resi gudang,” terangnya.

Yang dimaksudkan Robi dengan resi gudang adalah pemerintah daerah menyiapkan dan menyewakan fasilitas pergudangan bagi koperasi dan perusahaan dagang dengan harga yang terjangkau.

Lebih jauh Robi menambahkan dirinya memiliki banyak gagasan besar untuk membangun Sikka.

Akan tetapi, menurutnya ide-ide tersebut hanya akan dapat terlaksana bila ia diberi kesempatan memimpin Sikka.

Hal ini dikarenakan kekuasaan politik memberikan ruang dan wewenang yang lebih besar.

Inilah alasan Robi kali ini maju sebagai Calon Bupati. Dalam dua pilkada sebelumnya Robi Idong mencalonkan diri sebagai wakil dari dua calon bupati yang berbeda namun gagal.

Ia mengaku dekat dengan politik sejak kecil. Pendidikan dan lingkungan serta pengalaman telah membentuknya.

Meskipun demikian, ia tetap mengakui bahwa rakyat lah yang menentukan siapa yang layak dan tidak.

“Kita hanya bisa bekerja dan berdoa. Seorang pemimpin harus memiliki gagasan-gagasan besar. Tetapi urusan menang dan kalah itu urusan rakyat. Rakyat lah yang menentukan,” tegas putra mantan Bupati Sikka, Aleks Idong tersebut (Are De Peskim/VoN)

Sikka
Previous ArticleJangan Redup Tenun Ikat Sumba
Next Article Amien Rais: Pansus Angket Membuka Kebusukan KPK

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.