Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga Minta Pemkab Nagekeo Bangun Jalan Boamuzi-Riti‎
Regional NTT

Warga Minta Pemkab Nagekeo Bangun Jalan Boamuzi-Riti‎

By Redaksi14 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Elias Djo, Bupati Nagekeo (Foto: sergapntt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- warga meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo segera membangun jalan Boamuzi-Riti.

Jalan itu menghubungkan Desa Ladolima Timur di Kecamatan Keo Tengah menuju Desa Riti di Kecamatan Nangaroro.

Jalan tersebut pernah dibuka dan telah masuk dalam kode line jalan daerah yang menghubungkan dua wilayah kecamatan saat masih bergabung dengan Kabupaten Ngada, di masa Bupati Joacim Reo.

Namun, saat ini jalan Boamuzi-Riti tidak berfungsi lagi karena tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan roda empat.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Desa Ladolima Timur, Yoseph Yale kepada wartawan belum lama di Mbay.

‎Menurut Kades Yoseph, ruas jalan tersebut yang belum dibangun sekitar dua ratus meter.

Sejak dibangun, tidak pernah dilanjutkan dengan peningkatan seperti telford dan lapen.

Padahal masyarakat di dua wilayah itu sangat membutuhkan jalan Boamuzi-Riti.

Hal itu dikarenakan lebih memperpendek jarak dari dan ke Riti atau ke Tonggo begitupun sebaliknya.

Untuk itu, Pemkab Nagekeo diminta agar bisa membangun ruas jalan tersebut, sehingga masyarakat bisa memanfaatkannya.

Kades Yoseph mengatakan sebagai pimpinan pemerintah desa, ia dan masyarakat sungguh mengetahui tentang kebutuhan akan jalan itu.

Terkadang masyarakat dari desanya yang hendak menjual hasil komoditi di Pasar Nangaroro selalu melewati jalan Boamuzi-Riti.

Warga membawa hasil komoditi dengan menggunakan tenaga kuda atau dipikul oleh manusia.

Menurut Kades Yoseph, bila jalan tersebut sudah dibangun dengan baik maka akan lebih mudah bagi masyarakat karena kendaraan bisa mengakses ke wilayah mereka.

Dia mebgaku memang ada niat Pemerintah Desa Ladolima Timur untuk mengambil alih membangun Ruas Jalan Boamuzi-Riti.

Namun terkendala karena ruas jalan itu sudah masuk dalam kode line jalan Kabupaten Negekeo. (Arkadius Togo/VoN)

Nagekeo
Previous ArticleMahasiswa Katolik Dunia Kunjungi Nagekeo, Ini Pesan Bupati Elias Djo
Next Article Media Online, Tata Bahasa dan Kualitas Demokrasi

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.