Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kualitas Rastra Buruk, Warga Desa Ladolima Timur Kecewa
Regional NTT

Kualitas Rastra Buruk, Warga Desa Ladolima Timur Kecewa

By Redaksi18 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Rastra (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Warga Desa Ladolima Timur Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo mengaku kecewa dengan kualitas beras sejahtera (Rastra) sangat buruk.

Beras untuk rakyat miskin itu dikabarkan tidak layak dikonsumsi oleh manusia karena kualitasnya sangat buruk.

Hal itu disampaikan oleh Kepala desa Ladolima Timur,Yoseph Yale kepada wartawan di Mbay, belum lama ini.

Menurut Kades Yoseph, Rastra untuk desanya dikirim dari Bulog Boawae.

Kondisi beras itu sudah rusak. Namun karena sudah diturunkan di kantor desa dan masyarakat sangat membutuhkan,kata dia, terpaksa masyarakat menerima saja kendati ada rasa kecewa.

Dia menjelaskan untuk Desa Ladolima Timur, Rastra yang diterima pada bulan Juni lalu untuk waktu enam bulan sebanyak 2,7 Ton. Rastra itu untuk bulan Januari-Juni bagi 33 Kepala Keluarga Miskin.

Kades Yoseph mengatakan Masyarakat tidak ada pilihan lain selain menerima saja karena beras sudah berada di lokasi sementara petugas sudah kembali.

Terkait dengan kondisi beras yang rusak itu, dirinya sudah menyampaikan ke staf Dinas Sosial. Dan, staf yang bernama Rius Mau sudah mengecek langsung di lapangan.

Oleh Petugas Dinas Sosial itu menyarankan agar beras tersebut tidak boleh dibagi kepada masyarakat.

Namun karena masyarakat sangat membutuhkan, maka dengan terpaksa dibagikan kepada masyarakat.

Kades Yoseph Yale meminta kepada pemerintah kabupaten Nagekeo agar tidak lagi mengirim Rastra kepada masyarakat dengan kondisi buruk.

Pemerintah diharapkan agar dapat melakukan pemantauan dan pengawasan, serta pemeriksaan kualitas Rastra dari gudang Bulog sebelum dikirim kepada setiap desa.

Hasil pemeriksaan terkait dengan kualitas beras diharapkan dibuat dalam berita acara dan disampaikan kepada pemerintah desa. (Arkadius Togo/AA/VoN)

Nagekeo
Previous ArticleRute TdF Abaikan Jalan Potensi Wisata, Warga Nagekeo Kecewa
Next Article Tahun 2017, Sebanyak 7.767 RTSM Rastra di Nagekeo

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.