Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Rute TdF Abaikan Jalan Potensi Wisata, Warga Nagekeo Kecewa
NTT NEWS

Rute TdF Abaikan Jalan Potensi Wisata, Warga Nagekeo Kecewa

By Redaksi18 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
TdF 2017
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Warga tiga desa di Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo mengaku kecewa dengan kegiatan Tour de Flores (TdF).

Warga Desa Aeramo, Nangadhero, dan Marapokot itu mengaku kecewa dengan panitia kegiatan TdF karena sebelumnya telah menjadwalkan rute finish pada etape 3 Ende-Mbay melalui jalur yang ada potensi wisata.

Rute itu yakni; Aegela-Aeramo-Nangadhero.  Namun dalam pelaksanaannya peserta TdF tidak melintasi jalur yang sebelumnya telah dijadwalkan oleh Panitia TdF itu.

Padahal jalur itu terdapat banyak potensi pariwisata seperti Gua Jepang dan Air Panas. Potensi itu seharusnya dipromosikan lewat ajang TdF.

Hal itu disampaikan warga desa Aeramo, Nangadhero, dan Marapokot yakni Yoris Goa, Yanus, dan Arifin yang ditemui VoxNtt.com, Selasa (18/7/2017)‎.

Warga Aeramo Yoris mengatakan, padahal warga di tempat itu telah menunggu untuk menyaksikan secara langsung kegiatan TdF.

“Kami kecewa sekali dengan panitia TdF. Padahal warga lepas kerja hari itu, hanya pingin mau menyaksikan kegiatan balap sepeda itu. Bukan hanya itu, tetapi panita juga kasih bodoh warga disuruh pasang umbul-umbul, karena mau sambut balap sepeda. Tetapi sudah disiapkan mereka tidak lewat,” ujar Yoris.

Berdasarkan informasi kata Yoris, peserta TdF tidak melintasi Aeramo karena alasan jalan rusak.

Padahal jika dibandingkan jalan Aegela-Mbay yang dilalui peserta TdF lebih parah ketimbang jalan Aeramo sampai Marapokot.

“Kalau tidak lewat kasih tau sebelumnya. Jangan bikin bodohi masyarakat. Masyarakat sudah capeh-capeh pasang umbul-umbul, lepas kerja hanya ingin menyaksikan kegiatan itu. Kami tidak ikut pemerintah bilang rakyat melawan aturan, setelah kami sudah siapkan baru tidak lewat,” kata Yoris dengan kesal.

Hal senada disampaikan Yanus warga Desa Nangadhero‎. Dia mengaku sangat kecewa dengan panita TdF.

“Kalau tidak lewat kasih tau. Jangan bikin bodoh masyarakat berdiri di jalan hanya mau tunggu balap sepeda yang bikin rugi uang rakyat,” tegasnya.

Kata Yanus, sebenarnya jadwal yang ditentukan oleh panitia sebelumnya sudah benar. Sebab, jalur Aeramo sampai Marapokot banyak potensi pariwisata.

“Kalau sampai tidak lewat seperti ini, bagaimana dikatakan TdF sebagai promosi pariwisata Nagekeo,” kata Yanus. (Arkadius Togo/AA/VoN)

Nagekeo
Previous Article5 Poktan di Lembor Tolak Bansos Dinas Pertanian
Next Article Kualitas Rastra Buruk, Warga Desa Ladolima Timur Kecewa

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.