Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Air PDAM Tidak Jalan, Ratusan Warga Borong Ramai Mandi di Kali Wae Bobo
Regional NTT

Air PDAM Tidak Jalan, Ratusan Warga Borong Ramai Mandi di Kali Wae Bobo

By Redaksi26 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Saat warga Borong memadati Kali Wae Bobo mntuk mandi dan mencuci
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Sudah hampir dua pekan air minum milik PDAM Borong tidak mengalir dengan lancar. Setiap pekan kadang hanya satu hari airnya mengalir.

Tidak sedikit warga kecewa karena untuk kebutuhan mandi dan cuci harus ke kali Wae Bobo.

Warga Borong, Sipri kepada VoxNtt.com, Rabu (26/7/2017) saat ditemui di Wae Bobo membenarkan hal itu.

Dia mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga terpaksa membeli di pedagang keliling yang menjual melalui jerigen.

Sedangkan untuk mandi dan cuci warga datang ke Kali Wae Bobo yang berada di belakang pemukiman warga.

“Hari ini kami mandi dan cuci di Kali Wae Bobo. Ini terpaksa sudah. Mau bagaimana lagi. Meskipun harus mandi dengan oto dan motor di sini. Inilah keadaan kita,” kata Sipri.

Warga lain, Tarsi Bot kepada media ini sangat mengharapkan solusi dari pemerintah untuk mengatasi air minum di kota Borong. Kabarnya, selama dua pekan terakhir ini air di kota itu selalu tersendat.

“Kami terlalu sengsara mencari air ke mana-mana. Untung ada air kali. Kalau tidak, warga tidak bisa mandi dan cuci pakaian,” tukas Tarsi.

Seorang pelajar di Kota Borong, Marten juga mengeluhkan hal yang sama.

“Setiap pagi dan sore kami harus datang ke kali pak. Karena air di asrama tidak ada. Yang susahnya itu, di pagi hari. Kami harus cepat karena takut terlambat ke sekolah,” katanya. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleKades Rura Diduga Gelapkan Honor Perangkatnya
Next Article Bagaimana Meretas Problem Pendidikan di NTT?

Related Posts

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.