Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga Perumahan Malasera Keluhkan Air Minum, Ini Respon BLUD SPAM Nagekeo
Regional NTT

Warga Perumahan Malasera Keluhkan Air Minum, Ini Respon BLUD SPAM Nagekeo

By Redaksi27 Juli 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi pipa air
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Pihak Badan Layanan Umum Daerah Sistem Penyediaan Air Minum (BLUD SPAM) Kabupaten Nagekeo merespon keluhan air minum dari warga Perumahan Malasera, Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa.

Kepala BLUD-SPAM Kabupaten Nagekeo, Menang Kornelis saat ditemui VoxNtt.com di Lapangan Berdikari Danga, Kamis (27/7/2017) mengatakan, untuk wilayah Perumahan Malasera memang saat ini belum memiliki jaringan distribusi dan sambungan rumah.

Hingga kini hanya ada jaringan pipa transmisi yang menghubungkan dari pengolahan menuju reservoir.

Walaupun demikian, jarak antara pipa transmisi dengan perumahan Malasera sangat jauh sekitar 200 hingga 300 meter.

Kornelis menjelaskan,untuk membangun sambungan distribusi dan sambungan rumah dengan jarak yang ada membutuhkan biaya yang relatif cukup besar.

Sebab, untuk sambungan rumah, asesoris, serta pipa yang disiapkan oleh BLUD-SPAM sangat terbatas.

Menurut dia, dalam perencanaan pembangunan Perumahan Malasera jaringan sarana air bersih memang belum ada.

Baca: Warga Perumahan Malasera Keluhkan Air Minum

Kendati begitu, ia tetap mengupayakan diusulkan pada APBD perubahan Nagekeo atau pada tahun 2018 mendatang.

Sementara terkait dengan permintaan untuk menyambung satu kran air, pihaknya harus terlebih dahulu melakukan survey dan selanjutnya akan melakukan koordinasi lebih lanjut.

“Prinsipnya kita akan upayakan untuk mengatasi kesulitan warga disana,” ujarnya. (Arkadius Togo/AA/VoN)

 

Nagekeo
Previous ArticleChrist Rotok Tidak Yakin Jalan Provinsi NTT Ruteng-Iteng Pindah Lokasi
Next Article Bangunan Kios Senilai 5 Miliar di Pasar Danga Belum Serah Terima

Related Posts

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.