Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»DPRD Manggarai Cium Aroma Kejanggalan Proyek di Pacuan Kuda-Dalo
Regional NTT

DPRD Manggarai Cium Aroma Kejanggalan Proyek di Pacuan Kuda-Dalo

By Redaksi1 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPRD, Marsel Ahang sedang berbincang dengan seorang pekerja di lokasi proyek pembangunan tembok penahan di Arena Pacuan Kuda di Desa Compang Dalo, Kecamatan Ruteng
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Anggota DPRD Manggarai, Marsel Ahang mencium aroma kejanggalan pada pengerjaan proyek pembangunan tembok penahan di arena pacuan kuda di Desa Compang Dalo, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Dia menyatakan proyek itu tak ada papan informasinya. Karena itu, semua informasi yang berkaitan dengan proyek tersebut tak diketahui masyarakat.

“Mungkin mereka sembunyikan sesuatu,” katanya kepada VoxNtt.com, Minggu (30/7/2017).

Kata Ahang, seharusnya sebelum memulai pekerjaan, kontraktor wajib memasang papan informasi.

Pemasangan papan informasi tersebut bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui dan ikut mengawasi pelaksanaan proyek.

“Kalau tidak dipasang, ya saya jadinya curiga ada apa?,” tukas Ahang.

Selain soal papan informasi, politisi PKS itu juga mempersoalkan hal teknis prosedural dan kualitas proyek tersebut.

“Untuk semua paket PL (Penunjukan Langsung), sekarang tahapannya baru masukan dokumen. Tapi anehnya, proyek PL yang satu ini sudah kerja sejak bulan Mei (2017) dan sekarang hampir selesai dan siap PHO (Provisional Hand Over),” jelasnya.

Selain soal prosedur, lanjut Ahang, kualitasnya juga diragukan. Dari hasil pantauannya di lokasi, proyek itu dikerjakan asal jadi.

“Saya pernah ke lokasi dan lihat campurannya asal-asal saja. Bahkan, di beberapa bagian, mereka campur dengan tanah,” ujarnya.

Dia menjelaskan proyek itu merupakan paket Penunjukan Langsung (PL) yang ada di Dinas Peternakan Kabupaten Manggarai. Anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 180.000.000 yang bersumber dari APBD Manggarai tahun 2017.

Baca: Proyek Tembok Penahan di Arena Pacuan Kuda-Dalo Dipersoalkan

“Yang kerja itu kontraktor berinisial BS. Dia orang dekatnya Bupati. Setelah saya tanya, katanya, dia mulai kerja bulan Mei atas perintah Bupati dan Sekda (Sekretaris Daerah). Pekerjaan itu sengaja dipercepat untuk persiapan pacuan kuda 17 Agustus ini,” jelasnya.

Mendengar pengakuan kontraktor tersebut, dia pun heran. Dia heran lantaran regulasi tak dipakai sebagai acuan proses, melainkan pada kehendak orang yang berkuasa.

“Jadi, mafia (proyek) PL yang saya ributkan selama ini sulit dibantah,” ujarnya kesal.

Sementara, hingga berita ini diturunkan, kontraktor BS belum memberi konfirmasi meski sudah dihubungi melalui telepon dan pesan singkatnya pada Senin (31/7/2017). (Ferdiano Sutarto Parman/AA/VoN).

Manggarai
Previous ArticleRealitas Politik dan Ruang Publik
Next Article DPRD Soroti Penempatan Guru di Nagekeo

Related Posts

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.