Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Sepak Bola Bisa Jadi Media Hilangkan Radikalisme
Regional NTT

Sepak Bola Bisa Jadi Media Hilangkan Radikalisme

By Redaksi4 Agustus 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi sepak bola
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Olahraga sepak bola bisa dijadikan sebagai salah satu media untuk menghilang sikap radikalisme.

Hal itu disampaikan Ketua Karang Taruna Hauteas Jefry Monemnasi selaku penanggungjawab dalam seremonial pembukaan Turnamen Sepak Bola Gasah Fc Cup I  di Desa Hauteas, Lurasik, TTU, Selasa (4/8/17)

Jefri mengatakan, berbagai isu yang menerpa kehidupan berbangsa akhir-akhir ini, terutama radikalisme membuat pemuda Desa Hauteas sebagai generasi penerus terpanggil untuk berbenah dan mengasah kepribadian.

Lewat sepak bola para pemuda terus mengenal dan mencintai nilai-nilai kebangsaan yang telah diletakkan oleh founding fathers.

“Saat ini negeri kita dalam situasi banyak cobaan dengan gerakan-gerakan yang membuat situasi menjadi buram. Karena itu, kaum muda sebagai generasi penerus harus didukung dengan baik sehingga peran pemuda bisa maksimal sebagai agen perubahan,” jelas Jefry.

Hadir dalam acara pembukaan tokoh adat, tokoh masyarakat, unsur pemerintah serta klub 10 peserta Turnamen dari Kabupaten Belu, Malaka dan TTU.

Disaksikan VoxNtt.com, partai pembuka yang mempertemukan tim tuan rumah Gasah Fc dan Advan Fc berakhir imbang dengan skor empat sama.

Turnamen sepak bola Gasah Fc I akan berlangsung hingga 17 Agustus 2017 mendatang.

“Selain sebagai wadah pembinaan nilai kebangsaan, momentum turnamen sepak bola ini menjadi wadah pembinaan rasa solidaritas antar pemuda di tiga kabupaten,” tukas Jefri. (Marcel/AA/VoN)

Belu
Previous ArticleRumah Sakit Internasional Dijadikan Kantor Sementara Dinkes TTU
Next Article O2SN NTT, Karate SMAN 1 Maumere Raih Dua Medali Emas

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.