Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Victor Laiskodat Dilaporkan ke Bareskrim Polri
HEADLINE

Victor Laiskodat Dilaporkan ke Bareskrim Polri

By Redaksi4 Agustus 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua DPP partai Nasdem Viktor Bungtilu Laiskodat saat memberikan sambutan usai melantik Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten TTU , Robert Tanur, Kamis (3/8/2017)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Vox NTT – Anggota DPR RI dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) Victor Bungtilu Laiskodat dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh kader Partai Gerindera Iwan Sumule, Jumat (4/8/2017) sore.

Victor Laiskodat dilaporkan oleh salah satu Ketua DPP Partai Gerindra itu lantaran diduga telah menebarkan kebencian di tengah masyarakat.

Pasalnya, lewat pidatonya saat acara deklarasi dan pelantikan pengurus DPD II NasDem di Aula Alfa Omega, Tarus,  Kabupaten Kupang, NTT  Rabu  2 Agustus lalu, Victor Laiskodat menyebut warga NTT harus memilih calon Gubernur dari partai Nasdem dan jangan memilih calon dari beberapa partai-partai besar yang mendukung ormas radikal.

Empat partai yang disebutkan Viktor yakni, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PKS dan PAN.

Baca- BKH: Jangan Menyebar Fitnah dan kebencian di NTT

Sebagaimana diberitakan Kompas.com, Jumat (4/8/2017), Iwan melaporkan anggota DPR RI asal NTT itu dengan membawa bukti rekaman video yang beredar di media sosial serta berita sejumlah media online.

“Ada beberapa bagian. Pertama, soal bagaimana Viktor memprovokasi rakyat untuk saling membunuh. Bung Viktor menyatakan, kalau (kelompok ekstremis) datang ke kita, daripada kita yang dibunuh, kita bunuh duluan,” ujar Irwan, seusai melapor sebagaimana dilansir Kompas.com. (VoN)

Kota Kupang
Previous ArticleNapi di Rutan Bajawa Dibekali Ilmu Wawasan Kebangsaan
Next Article Rumah Sakit Internasional Dijadikan Kantor Sementara Dinkes TTU

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.