Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Ribuan Penggemar Bola Kembali Antri Tiket Laga Semi Final ETMC
HEADLINE

Ribuan Penggemar Bola Kembali Antri Tiket Laga Semi Final ETMC

By Redaksi7 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ribuan penggemar bola memadati halaman Stadion Marilonga untuk mengantri tiket pada laga Semi Final antara Perse Ende melawan PS Kota Kupang malam ini (Foto : Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Ribuan penggemar bola kembali mengantri tiket, laga semi final Liga 3 El Tari Memorial Cup 2017, Senin, (7/8/2017) sore.

Halaman Stadion Marilonga dipadati orang sejak pukul 15.00 Wita. Padahal loket tiket baru dibuka pada pukul 17.00 Wita.

Penonton yang sudah datang sedari tadi mengantri pada 5 loket yakni 4 loket kelas ekonomi, dan 1 loket kelas VIP. Kali ini mereka mengantri untuk menyaksikan pertandingan antara Perse Ende melawan PS Kota Kupang, yang berlangsung pada pukul 19.00 Wita.

Informasi yang dihimpun media ini, harga tiket mulai naik dari harga sebelumnya. Kelas ekonomi naik menjadi Rp. 20.000 dari harga sebelumnya Rp. 5.000.

Sedangkan kelas VIP naik menjadi Rp. 50.000 dari harga sebelumnya Rp. 10.000.

Beni Rengga, salah seorang warga Ende mengaku dirinya baru pertama kali nonton pertandingan Perse. Meski harga tiket beranjak naik, ia tidak mengambil pusing.

“Saya baru pertama kali ini. Selama ini tidak mendapat tiket. Ya, saya beli saja,”katanya.

Berbeda dengan Febriola, warga komplek Perumnas. Ia mengaku kesal dengan kebijakan panitia yang menyebabkan antrian.

Febriola mengusulkan agar tiket disebarkan ke wilayah dalam kota untuk mengurangi antrian. Sedangkan untuk masyarakat dari luar bisa membelinya di loket Stadion.

“Kalau dibagi ke Kecamatan atau Kelurahan kan lebih mudah. Ini yang buat kita antri. Kita berharap saat final nanti tidak seperti ini,”ujar dia sambil antri di loket kelas ekonomi.***(Ian Bala/VoN)

 

Ende
Previous ArticleDishut dan Polres TTU Didesak Tuntaskan Kasus Illegal Logging
Next Article 1.500 Siswa Sekolah Dasar (SD) Se-Maumere Menulis Surat untuk Presiden

Related Posts

Lansia di Kupang Bertahan Hidup Bersama Anak 6 Tahun, Berharap Uluran Tangan

9 Maret 2026

Perjuangan Mama Sebina: Bertahan Hidup, Sekolahkan Anak di Tengah Kemiskinan Manggarai Timur

25 Februari 2026

STIPAR Ende Bekali Calon Wisudawan lewat Seminar Akademik

13 Februari 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.