Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»1.500 Siswa Sekolah Dasar (SD) Se-Maumere Menulis Surat untuk Presiden
NTT NEWS

1.500 Siswa Sekolah Dasar (SD) Se-Maumere Menulis Surat untuk Presiden

By Redaksi7 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para Pelajar Mengangkat Surat Yang Ditulisnya (Foto: Are De Peskim)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Bersama Standar Pen 1.500 siswa Sekolah Dasar (SD) se-Maumere menulis surat untuk Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

Kegiatan bertajuk Ayo Menulis ini berlangsung pada Senin (7/8/2017) di halaman SDK Maumere 2, Jl. Soegijpranata, Kecamatan Alok, Sikka. 1500-an pelajar tersebut berasal dari 9 SD yang berada di Maumere.

Aksi menulis surat untuk Jokowi ini dimaksudkan oleh Standarpen agar anak-anak dapat mencintai budaya menulis, di tengah hadirnya teknologi modern yang menjauhkan anak dari aktivitas menulis.

“Pesan damai serta berbagai cerita tentang tradisi luluhur dan keindahan Maumere dari perspektif anak-anak dituliskan ke dalam surat untuk melatih mereka bahwa apa yang mereka rasakan, apa yang mereka lihat adalah sesungguhnya pesan yang ditiru juga dirasakan anak-anak Indonesia lainnya,” ujar Nury Sybli, pegiat literasi yang hadir mewakili Standardpen usai kegiatan.

Menurut Nury, riset Harvard University, Amerika Serikat menjelaskan bahwa menulis memberikan banyak manfaat di antaranya mengurangi stress, mengeluarkan pendapat secara bijak dan membantu anak belajar merangkai kata.

Selain itu, dengan menulis anak belajar melatih kesabaran serta menambah ilmu dan wawasan. Kegiatan menulis surat untuk Presiden ini diharapkan menjadi pengalaman yang menarik dan bernilai dan menjadi tradisi bagi anak-anak dalam menulis dengan tangan.

Lebih jauh, Nury menjelaskan kegiatan Ayo Menulis ini merupakan bagian dari Program Satu Juta Bolpoin untuk Indonesia. Melalui program tersebut Standardpen membagikan 15.600 batang bolpoin legendaries AE7 dengan pilihan warna dan desain baru dan tas sekolah untuk 1.500 anak serta bola kaki untuk masing-masing sekolah.

“Kami ingin menggalakan kecintaan anak-anak para produk Indonesia,” tegas Nury.

Perlu diketahui, Standardpen adalah nama umum dari PT. Standardpen Industries, sebuah perusahaan Indonesia yang memproduksi alat tulis.

Sejak tahun 1971 Standardpen mulai memasok kebutuhan pasar domestik. Saat ini Standardpen juga melayani kebutuhan pasar luar negeri. Salah satu inovasi terbaru Standardpen adalah tinta gel berbasis minyak yang dikenal diberi nama G’soft.

Pantauan VoxNtt.Com para pelajar SD sangat antusias mengikuti kegiatan menulis surat untuk Presiden ini. Usai menulis surat, masing-masing pelajar memasukkan surat ke dalam sebuah kotak besar.

Surat-surat tersebut selanjutnya akan diverifikasi dan diteruskan kepada Jokowi. Selain Maumere, Standardpen juga akan berkunjung ke Ende dan Bajawa untuk melakukan kegiatan serupa. “Ini kami lakukan di seluruh Indonesia.

Ada anak-anak dari beberapa daerah yang juga telah menulis surat untuk Jokowi di antaranya anak-anak di Pulau Bawean, Gunung Sinabung, Gunung Slamet, Kulonprogro, Padeglang, Serang, Jakarta Barat, Madura, Jember dan Banyuwangi. (Are De Peskim/VoN)

Sikka
Previous ArticleRibuan Penggemar Bola Kembali Antri Tiket Laga Semi Final ETMC
Next Article Anton Ali Pertanyakan Gusti Dula Belum Ditetapkan Jadi Tersangka

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.