Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Kelompok Awam Keuskupan Ruteng Tanggapi Penunjukan Visitator Apostolik
NTT NEWS

Kelompok Awam Keuskupan Ruteng Tanggapi Penunjukan Visitator Apostolik

By Redaksi11 Agustus 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kanisius Teobaldus Deki (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT-  Kabar penunjukan Uskup Bandung, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC sebagai visitator apostolik mendapat tanggapan dari kelompok awam Keuskupan Ruteng.

Melalui juru bicaranya, Kanisius Teobaldus Deki, kelompok awam meminta Sekretaris Jenderal Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) itu bersikap objektif dan transparan dalam menangani problem itu.

“Kita harap beliau bekerja objektif dengan mempertimbangkan data dan fakta yang ada sebagaimana yang telah disampaikan para imam dan tokoh umat,” katanya melalui pesan WhatsApp Kamis (10/8/2017).

Selain itu, dia juga berharap agar Uskup Bandung tersebut dapat hadir menjadi duta untuk pembaharuan kehidupan menggereja di Keuskupan Ruteng.

“Kerinduan umat dan para imam untuk memiliki Uskup yang bersih harus menjadi tanggung jawab moral Vatikan,” tukasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC dijadwalkan akan tiba Ruteng pada 15 Agustus 2017 mendatang.

Kabarnya, selama di Ruteng, Monsinyur Anton akan menyelidiki secara tuntas skandal-skandal yang diduga dilakukan Uskup Ruteng, Hubertus Leteng.

Sekiranya, ada dua skandal besar yang akan diusut, yakni korupsi dan relasi tidak wajar dengan seorang perempuan, yang disebut Uskup Hubertus Leteng sebagai anak angkatnya.

Hasil penyelidikan Monsinyur Anton itu akan dipakai Vatikan sebagai salah satu pertimbangan dalam memutuskan nasib Uskup Hubertus Leteng. (Ferdiano Sutarto Parman/AA/VoN).

Manggarai
Previous ArticleKontraktor Tuding Kadis PK Matim Lakukan Pemerasan Rp 200 Juta
Next Article Kepsek SDI Wae Paci Lamba Leda Diduga Lakukan Pungli Dana PIP

Related Posts

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026
Terkini

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.