Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Polres Belu Musnahkan 1.585 Liter Miras
NTT NEWS

Polres Belu Musnahkan 1.585 Liter Miras

By Redaksi15 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pemusnahan Miras (Foto: Marsel)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua,Vox NTT– Upaya Polres Belu untuk meningkatkan keamanan di wilayah Hukum Polres Belu terus ditingkatkan. Hal ini karena wilayah kabupaten Belu berbatasan langsung dengan Timor Leste, dimana hanya terdapat tiga pos batas.

Demikian disampaikan Kapolres Belu, AKBP Yandri Irsan dalam kegiatan pemusnahan barang bukti berupa minuman keras (Miras), di halaman Mapolres Belu, Selasa (15/8/2017).

Pemusnahan barang bukti miras yang dilakukan Polres Belu ini, merupakan rangkaian operasi turangga Polres Belu yang dilakukan sejak Februari 2017.

Kasat  Narkoba Polres Belu Iptu Mansur Mosa dalam  laporannya  menyampaikan, 1. 585 liter miras yang dimusnakan merupakan barang bukti hasil sitaan, yang dilakukan anggota Polres Belu dan anggota di beberapa polsek.

Selain hasil sitaan dari Polres, barang bukti miras yang dimusnahkan juga merupakan hasil sitaan dari  Polsek Malaka Tengah sebanyak 47 liter, Polsek Tasifeto Barat 64 liter dan 27 liter dari Polsek Weliman.

Kapolres Belu AKBP Yandri Irsan dalam sambutannya menghimbau seluruh elemen masyarakat di Belu, untuk bersama menciptakan situasi yang aman di wilayah kabupaten Belu.

Lebih lanjut Yandri menegaskan, pemusnahan barang bukti merupakan rangkaian dari operasi yang diinstruksikan Mabes Polri dan Polda NTT.

“operasi yang dilakukan merupakan petunjuk yang berjenjang dari Mabes Polri hingga ke tingkat Polsek” tegas Yandri.

Dia menjelaskan, dengan kondisi wilayah Hukum Polres Belu yang luas membutuhkan kerja sama dan dukungan dari semua pihak baik TNI, masyarakat, termasuk pemuka agama yang ada di Kabupaten Belu.

“Kandala yang dihadapi adalah menghentikan produksi minuman tradisional karena sudah membudaya,” tutupnya.

Hadir dalam kegiatan pemusnaham itu, Kepala Dinas Kesehatan Belu, Theresia M. Saik, Kepala BNN BELU, Ferdinandus Lau Bone, Dandim 1605 Belu, Letkol (Czi) Nurdin Adi Nugroho, Kasie Pidum Kejari Belu, Danis Agusta Salmun, Dansatgas 712 Wiratama, Letkol Inf. Elvino Yudha Kurniawan, Toko masyarakat, Tokoh Agama dan unsur Pers yang ada di Belu.(Marcel/VoN)

Belu
Previous ArticleBuruh Proyek Bangunan Kantor Bupati Sikka Demo ke DPRD Sikka
Next Article Polres TTU Musnahkan 750 liter Miras

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.