Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Bantu Pemulung, PMKRI Pungut Sampah Karnaval
MAHASISWA

Bantu Pemulung, PMKRI Pungut Sampah Karnaval

By Redaksi21 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para aktivis PMKRI Maumere sedang memungut sampah
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- PMKRI Maumere punya cara berbeda memeriahkan kemerdekaan.

Tatkala semua peserta menampilkan atraksi-atraksi, PMKRI Maumere memilih tak mengikuti arak-arakan peserta karnaval.

Sebaliknya mereka membantu beberapa pemulung dengan memungut sampah yang ditinggalkan oleh para peserta dan warga Kota Maumere yang menyaksikan arakan-arakan perserta karnval.

Mereka memungut sampah di Lapangan Kota Baru dan ruas Jl. Ahmad Yani depan Kantor Bupati Sikka.

“ Ini cara kami turut memeriahkan HUT kemerdekaan sekaligus kami ingin membantu tetangga-tetangga kami selama ini memulung sampah untuk membiayai keluarga,” terang Ketua PMKRI Maumere, Martin Laga Muli kepada VoxNtt.com di pelataran Kantor Bupati Sikka, Maumere, Senin (21/8/2017).

Martin menyatakan di satu sisi ia dan teman-temannya prihatin karena penyelenggaraan karnaval menyisahkan banyak sampah.

Pada karnaval sebelumnya pada Jumat 18 Agustus untuk kategori PAUD-TK-SD dan pada Sabtu 19 Agustus untuk pelajar SLTA, sampah plastik terlihat berserakan di sepanjang ruas jalan yang menjadi rute karnaval.

Oleh karena itu, PMKRI ingin memanfaatkan sampah-sampah tersebut untuk membantu beberapa pemulung yang tinggal di sekitar Marga PMKRI di Nangameting, Maumere.

PMKRI sendiri termasuk dalam peserta karnval dengan nomor urut 49.

“Persoalan sampah adalah pekerjaan rumah yang tidak pernah diselesaikan padahal dari tahun ke tahun selalu sama seperti ini. Ini catatan untuk penyelenggaraan karnaval di tahun depan,” tegas Martin.

Karnaval hari ke-3 yang diselenggarakan pada Senin (21/8/2017) ini diikuti oleh seluruh Organiasi Perangkat Daerah, SMA-SMA, Perguruan Tinggi, BUMN, BUMD, paguyuban-paguyuban yang berdomisili di Maumere, warga kelurahan-kelurahan, dan ormas-ormas.

Sebanyak 57 kelompok terlibat dalam karnval tersebut dengan total peserta mencapai 1000 orang.

Selain itu, ribuan warga rela berdiri di pinggir jalan sepanjang rute karnaval untuk menyaksikan penampilan dan atraksi peserta.

Sementara Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka, Gatot Murianto mengaku pihaknya kewalahan menangani sampah hasil karnaval.

Meskipun demikian pihaknya akan mengerahkan seluruh anggota pasukan kebersihan.

“Hanya 23 orang. Tetapi kami usahakan besok pagi sudah bersih,” ungkap Gatot sembari mengharapkan warga Kota Maumere agar peduli terhadap kebersihan lingkungan mereka.  (Are De Peskim/AA/VoN)

Sikka
Previous ArticleOrangtua Murid Segera Laporkan Kepala SDI Wae Paci ke Kejari Manggarai
Next Article Gaji DPRD Sikka Akan Naik, Upah Guru dan Tenaga Medis Masih Jauh di Bawah UMR

Related Posts

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Mahasiswa Unika Ruteng Latih Siswa SDK Lungar dan SMPN 10 Satarmese Tarian Sae Tiba Meka

14 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.