Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Lamafa, Novel Karya Fince Bataona Diluncurkan
Pendidikan NTT

Lamafa, Novel Karya Fince Bataona Diluncurkan

By Redaksi22 Agustus 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Lamafa, Novel Karya Fince Bataona
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Lewoleba, Vox NTT– Satu lagi karya sastra yang mengangkat latar  NTT khususnya Lembata.

Novel berjudul Lamafa karya Fince Bataona ini secara khusus berbicara tentang perjuangan orang-orang Lamalera meneruskan hidup dari menangkap ikan paus dan dari hasil tangkapan tersebut mampu memberikan penghidupan juga bagi semua warga kampung.

Novel ini  diluncurkan Selasa (22/8/2017)  dan dibedah oleh Pastor Charles Beraf SVD, Lanny Koroh, Paulus Sinakai dan Alexander Take Ofong di aula Kopdit Ankara Lewoleba.

Salah seorang peserta yang juga peminat sastra, Milla Lolong mengakui bahwa Lamafa merupakan karya yang layak dibaca karena mengandung spirit hidup orang Lamalera yang luar biasa dengan tradisi penangkapan ikan pausnya.

Milla mengaku bangga dengan pencapaian luar biasa dari Fince Bataona sang penulis novel ini.

“Saya bangga sekali, seorang perempuan, asli anak tanah Lamalera menulis novel yang fokus bicara tentang tradisi di kampung halamannya. Ini karya yang wajib dibaca oleh semua orang NTT,” komentar Milla.

Hironimus Huku Lejap, seorang putera Lembata yang kini bergiat di Komunitas Sastra KAHE Maumere pun menungkapkan rasa kagumnnya akan kegiatan bedah buku di Lewoleba.

“Ini kegiatan yang luar biasa. Saya berharap semakin banyak anak-anak Lembata yang makin bersinar dengan karya-karya mereka ke depannya nanti,” ucap Hironimus. (Hengky Ola/AA/VoN)

Lembata
Previous ArticleBertemu Jokowi, PMKRI Soroti Masalah HAM Papua
Next Article Terkait Polemik Jalan Lakafehan-Motaain, Ini Respon Kepala Satker NTT

Related Posts

Seminari Kisol Luncurkan Renstra 2026–2031 untuk Hadapi Tantangan Era VUCA

5 Maret 2026

Renstra 2026–2031 Jadi Momentum Pembenahan Seminari Pius XII Kisol

5 Maret 2026

Seminari Pius XII Kisol Susun Renstra 2026–2031, Fokus pada Penguatan Kesehatan, Gizi, dan Tata Kelola

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.