Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Peran Mahasiswa Harus Dioptimalkan
MAHASISWA

Peran Mahasiswa Harus Dioptimalkan

By Redaksi22 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua GMNI Cabang Ngada, Benediktus Tengka
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Ngada, Benediktus Tengka menyatakan peran mahasiswa harus dioptimalkan dalam mendorong perubahan bangsa Indonesia.

Menurut dia, mahasiswa sebagai pemuda merupakan penentu masa depan bangsa ini. Karenanya, peran mahasiswa mesti dioptimalkan.

 “Oleh karena itu saya mengajak kita semua untuk mari kita rapatkan barisan kita eratkan tangan untuk berhenti berbicara agama suku dan ras,” pinta Benediktus dalam sambutannya pada acara pelantikan  anggota baru angkatan II di Sekretariat GMNI Cabang Ngada, Minggu (20/8/2017).

 Dia menegaskan sebagai kader GMNI harus berani berjuang dengan gigih dan berani tampil sebagai penantang kebijakan yang tidak pro rakyat. GMNI harus bisa menjadi pahlawan dan pengendali arus zaman.

Jika kita melihat lintasan sejarah dan pristiwa perjalanan bangsa ini, kata dia, tentu tidaklah mudah dan seindah karya lukisan yang dipajang oleh sang kolektor. Keberadaan Indonesia sebagai sebuah negara dan bangsa terus teruji dengan berbagai persoalan. Sebut saja masalah agama, suku dan ras.

Karena itu, Benediktus berharap kepada semua pemangku kepentingan dan stakeholder yang ada di Ngada agar menjadikan orang muda sebagai kawan dalam memberikan kritikan.

Hendaknya melihat kritikan mahasiswa bukan sebagai lawan. Sebab kawan  yang baik adalah dia yang selalu memberi teguran dan kritikan, bukan pujian yang menjatuhkan serta bermental asal bapak senang.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pelantikan Emiliana Moi pada kesempatan itu mengatakan GMNI sebagai organisasi mahasiswa dengan ideologi marhaenisme dan bermotokan “pejuang pemikir dan pemikir pejuang”.

Kehadiran organisasi itu kata Emilia,  dari oleh dan untuk rakyat tentu telah dan akan terus berjuang dalam rangka menyiapkan lapisan kader untuk mampu mengaktulisasikan segala potensinya. Dia akan membela kaum marhaen dengan berlandaskan nilai moralitas.  (Arkadius Togo/AA/VoN)

 

Ngada
Previous ArticlePemkab Mabar Minta Nggilat Jadi Swasembada Kedelai
Next Article Pemkab Manggarai Tanggapi Dugaan Penggelapan Gaji di UPTD Pendidikan Langke Rembong

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.