Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Mantan Kepala UPTD Langke Rembong Tanggapi Pernyataan Asisten Anglus Angkat
VOX GURU

Mantan Kepala UPTD Langke Rembong Tanggapi Pernyataan Asisten Anglus Angkat

By Redaksi27 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Mantan Kepala UPTD Pendidikan Langke Rembong, Sony Nggungge akhirnya menanggapi pernyataan Asisten Administrasi Umum Setda Manggarai, Anglus Angkat yang dilansir VoxNtt.com 22 Agustus 2017 lalu.

Saat itu, Anglus Angkat mengatakan bahwa praktek penggelapan yang diduga dilakukan oleh bendahara UPTD Langke Rembong AR sudah berlangsung lama dan sengaja dibiarkan oleh pimpinanya yang menjabat saat itu.

Terhadap pernyataan itu, Sony Nggungge yang saat ini menjabat Kepala UPTD Kecamatan Wae Ri’i kepada VoxNtt.com Jumat (25/8/2017) membantah.

“Saya kemarin ketemu asisten tiga, Pa Anglus Angkat, karena saya terganggu dengan pernyataan di media, seolah-olah kami membiarkan. Saya jelaskan semuanya. Setelah dia dengar penjelasan saya, baru dia tahu bahwa tidak ada pembiaran,” tegasnya.

Selama menjabat Kepala UPTD, kata Nggungge, dia berkali-kali mendesak AR untuk bertanggung jawab atas ratusan juta uang gaji guru yang telah digelapkanya. Namun, sampai akhir masa jabatanya, AR mangkir.

“Benar bahwa AR, bendahara UPTD Langke Rembong ini sudah menyelewengkan uang potongan angsuran guru. Upaya saya sebagai kepala UPTD sudah 1001 cara, baik lewat teguran secara lisan, teguran tertulis, lalu kemudian lapor ke kadis PPO,” jelasnya.

“Kemudian, tindak lanjut dari kadis PPO  juga sudah dibuat. Selain itu, kami lakukan pengejaran sampai ke rumah, bahkan kami pernah dengan Pol PP satu oto ke rumah AR  untuk jaga dia supaya dia ketemu dengan orang bank, tapi sampai masa jabatan saya selesai tidak bayar,” tambahnya.

Dia menambahkan pihaknya juga pernah berusaha mengganti AR dengan bendahara yang baru. Namun, usaha itu tak terlaksana lantaran tidak ada orang yang bersedia.

“Kami juga sudah punya upaya mengganti bendahara. Tiga kali saya ke Kasubag Kepegawaian PPO untuk minta tenaga baru tapi tidak ada. Kita kekurangan tenaga. Sehingga dari hal-hal yang saya sampaikan, saya kira tidak ada pembiaran,” ujar Nggungge.

Saat dikonfirmasi soal penilaian sejumlah guru bahwa fungsi kontrolnya lemah, Sony Nggungge membantah. Dia mengklaim pihaknya sudah melakukan pengawasan ketat sesuai dengan tugas dan kewenanganya.

“Kami sudah melakukan kontrol dengan baik, tentu sesuai tugas dan kewenangan yang ada. Tapi, kesulitan yang kami alami yaitu karena kalau uang gaji tidak bisa dibagi habis hari itu, maka uang itu harus dibawa pulang ke rumahnya karena di kantor (UPTD) tidak ada brankas. Pada titik itu, kami kesulitan awasi,” tegasnya. (Ferdiano Sutarto Parman/AA/VoN).

Manggarai
Previous ArticleTNI dan Masyarakat Bersih Pantai Mberenang Lembor Selatan
Next Article Hadiri Deklarasi Desa Ramah Anak, Ketua DPRD Sikka Minta Warga Kloangpopot Dukung Ansar-Raga

Related Posts

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026

Sheline Lana Tanggung Biaya Sekolah Anak di Wae Ri’i yang Orangtuanya Meninggal Akibat Gempa

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.