Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»KPUD Matim Janji Jaga Netralitas di Pilkada 2018
Regional NTT

KPUD Matim Janji Jaga Netralitas di Pilkada 2018

By Redaksi28 Agustus 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Saat Komisioner KPUD Matim menyampaikan materi (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Komisi Pemilihan Umum Daerah Manggarai Timur (KPUD Matim) berkomitmen tetap menjaga netralitas dalam pesta pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2018 mendatang.

Hal itu ditegaskan, Komisioner KPUD Matim Bidang Devisi Hukum, Eventus Anggal dalam kegiatan sosialisasi Advokasi Hukum Tentang Tata Cara dan Beracara di PTUN dan MK, Senin (28/8/2017).

Dia mengatakan KPUD Matim berkomitmen menjaga netralitas dalam ajang Pilkada Matim 2018 mendatang. Pihaknya pasti bekerja secara profesional sesuai undang-undang.

“Kami akan selalu menjaga netralitas selama penyelenggaraan pemilu dan tidak berpihak kepada salah satu kandidat manapun. Kami tetap bekerja secara profesional demi terwujudnya Pilkada Matim yang aman,” tegas Anggal.

Ketua KPUD Matim, Ambrosius Arifine dalam sambutannya menyampaikan kegiatan itu dilaksanakan bertujuan untuk mensosialisasikan berbagi pengetahuan tentang tata cara beracara di PTUN dan MK apabila terjadi sengketa pemilu kelak.

“Kegiatan ini kita lakukan untuk membagi dan men-sharing pengetahun bagaimana nanti jika ada pihak yang bersengketa dalam Pilkada Matim. Sehingga semua pihak bisa paham dan mengerti tentang itu,” tegas Ambros .

Hadir dalam kegiatan itu, bakal calon bupati dan wakil bupati Matim.

Mereka ialah Frans Sarong, Anton Dergong, Yosep Byron Aur, Yohanes Nahas, Dan Odom, dan sejumlah pengurus parpol. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticlePemuda Katolik Denpasar Gelar Kursus Kepemimpinan Dasar
Next Article Penutupan Galian Pasir Wae Reno Dinilai Tindakan yang Tergesa-gesa

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.