Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Desa Wogalirik dan Waihawa Keluhkan Pelayanan PLN
Regional NTT

Desa Wogalirik dan Waihawa Keluhkan Pelayanan PLN

By Redaksi31 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Meskipun belum lama ini Jokowi menyebutkan bahwa listrik telah masuk ke Doreng secara khusus Desa Wogalirik, namun tidak berarti warga di wilayah kecamatan di selatan Kabupaten Sikka tersebut bisa menikmati listrik dengan nyaman.

Masuknya jaringan listrik tidak menjamin akses terhadap listrik. Hal ini dikarenakan sering terjadi listrik padam.

Kepala Desa Waihawa, Julius menyayangkan seringnya mati lampu baik di siang hari maupun malam hari.

Menurutnya, mati lampu sering terjadi 3 bulan belakangan ini. Hal itu berdampak pada pekerjaan Pemerintah Desa dalam melayani masyarakat.

“Urusan administrasi warga terhambat karena listrik tidak jelas,” ungkap Julius kepada saat dihubungi VoxNtt.com, Rabu (30/8/2017).

Oleh karena itu, Julius mendesak PLN Area Flores Bagian Timur agar segera mengevaluasi PLN Ranting Rubit.

Selain itu, PLN perlu memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait pemadaman yang terjadi.

“Jangan karena kami di kampung jadi listrik seenaknya dimatikan atau dihidupkan. Sebagai rakyat dan sebagai konsumen kami berhak mendapatkan pelayanan yang baik seperti warga lain,” tegas Julius.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Desa Wogalirit, Silvester Nong Manis. Desa Wogalirik belum lama ini dklaim telah menikmati listrik.

Menurut Silvester masih terdapat lebih dari 60 kepala keluarga di desanya yang belum menikmati listrik dari total 236 kepala keluarga.

Selain itu, listrik pun tidak selalu dapat diakses karena lebih sering padam.

“Tolong stabilkan listriknya. Kalau setelah 72 tahun merdeka kami dapat hanya tiang listrik dan kabel sementara energi listriknya tidak bisa kami akses dengan baik kan sama saja bohong,” ungkap Silvester.

Dari 7 desa di Kecamatan Doreng baru 5 Desa yang menikamti pelayanan PLN.

Dua Desa lainnya yakni Desa Watumerak dan Desa Nenbura belum dapat mengakes layanan PLN. Hal serupa dirasakan oleh 4 desa di Kecamatan Mapitara.

Pantauan VoxNtt.com, pemadaman sangat jarang terjadi di wilayah Kota Maumere dan sekitarnya.

Bila dibandingkan dengan apa yang dialami warga di pedesaan seperti Wogalirik dan Waihawa wajar bila timbul ketidakpuasan. (Are De Peskim/AA/VoN)

Sikka
Previous ArticleDilantik Jadi Sekda NTT, Gubernur Pesan Ben Polomaing Jaga Martabat Jabatan
Next Article MNPK dan Kemendikbud Gelar Workshop Kurikulum 2013 untuk Guru PAUD di Keuskupan Ruteng

Related Posts

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

HUT ke-25 Demokrat, DPC Mabar Soroti Kiprah SBY dan Aksi Peduli Lingkungan

8 Agustus 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.