Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Sebuah Rumah di Kecamatan Mbeliling Hangus Dilahap Api
HEADLINE

Sebuah Rumah di Kecamatan Mbeliling Hangus Dilahap Api

By Redaksi15 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rumah milik Falentinus Hendrik hangus terbakar
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo,Vox NTT-Rumah milik Falentinus Hendrik di Dusun Nara, Desa Watu Galang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) hangus terbakar dilahap si jago merah pada Kamis, 14 September malam.

Ferdinandus Mboli, keluarga Falentinus Hendrik kepada VoxNtt.com, Jumat (15/9/2017) mengatakan seluruh isi rumah seperti pakaian,dokumen penting, dan barang-barang lainnya ikut terbakar.

“Tidak ada barang dalam rumah yang diselamatkan,” tutur Ferdi Mboli.

Dia mengatakan saat rumah terbakar, Falentinus Hendrik bersama keluargannya ke Puar Lolo,Desa Golo Damu untuk mengikuti acara penting. Dia kembali ke Nara ketika dikabarkan oleh keluarga bahwa rumahnya terbakar.

“Mereka tinggalkan rumah sejak pagi ke Puar Lolo.Saat rumah terbakar tidak ada orang dirumah,” ujar Ferdi Mboli

Ferdi menjelaskan rumah terbakar sekitar pukul 21.00 Wita.Warga Kampung Nara baru mengetahui kejadian itu ketika sebagian rumah sudah hangus terbakar. Jarak rumah dengan pemukiman warga lainnya cukup jauh.

Kepala Desa Watu Galang, Gualbertus Jeneta mengatakan rumah terbakar diduga karena arus pendek pada listrik.

Kebetulan rumah yang terbakar itu mendapat sambungan jaringan listrik dari mesin Generator Set (Genset) milik warga kampung Nara.

“Falentinus Hendrik bersama keluarganya untuk sementara tinggal dirumah orangtuanya yang berada di Kampung Nara,” kata Jeneta

Saat ini pihaknya sedang mendata kerugian akibat terbakarnya rumah itu untuk kemudian mengambil langkah selanjutnya.

“Kami mengambil data awal dulu setelah itu baru dilaporkan kepada Pemkab Mabar,” tutur Jeneta. (Gerasimos Satria/AA/VoN)

Manggarai Barat
Previous ArticlePeduli Sosial, JNE Borong Beri Bantuan Sembako untuk Janda Lansia di Kembur
Next Article Tito Karnavian dan Budaya Polisi

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.