Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»TP4D TTU Didesak Periksa Pengerjaan Proyek Jalan Rp. 10 M
Regional NTT

TP4D TTU Didesak Periksa Pengerjaan Proyek Jalan Rp. 10 M

By Redaksi28 September 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Komisi A DPRD TTU, Baromeus Carolus Sonbay. (Foto: Eman)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,VoxNTT- Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D ) yang diketuai Kasie intel Kejari TTU, Novantoro Catur Prabowo, SH didesak untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap 11 item proyek jalan lingkungan di dalam kota Kefamenanu .

Proyek jalan tersebut merupakan proyek dari dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PRKPP) kabupaten yang dikerjakan oleh PT. Hepy Jaya Abadi.

Desakan ini bermula dari adanya dugaan bahwa agregat yang digunakan dalam pengerjaan jalan yang menghabiskan dana senilai Rp 10 miliar tersebut tidak sesuai dengan kontrak.

Pasalnya, di dalam kontrak kerja agregat yang digunakan harus agregat A (batu pecah) namun dalam pelaksanaan agregat batu yang digunakan malah batu bulat.

“Harga Kubikase batu pecah itu mencapai Rp 600 ribu. Kalai yang digunakan batu bulat hasil saring pasir maka harga per Kubikase hanya Rp 60 ribu. Ini kerugian negara yang besar. Jadi TP4D jangan sengaja diam dan tidak tahu soal ini,” tegas ketua Komisi A DPRD TTU, Baromeus Carolus Sonbay saat ditemui VoxNtt.com di gedung DPRD TTU, Kamis (28/09/2017).

Politisi partai PDIP tersebut juga menambahkan, lokasi pembangunan proyek berada dalam kota. Sehingga mustahil jika hal tersebut tidak diketahui oleh pihak TP4D .

Jika hal ini terus didiamkan, lanjut DPRD 3 periode tersebut, maka patut diduga pihak kejari TTU selaku ketua TP4D termasuk ada di dalam pengerjaan proyek tersebut atau sudah “kemasukan angin”.

“TP4D harus berani ambil sikap jangan menganak emaskan pihak tertentu sedangkan yang lain diambil tindakan,” tegas legislator asal dapil TTU 1 itu.

Terpisah, Novantoro Catur Prabowo, SH selaku ketua TP4D kabupaten TTU saat dikonfirmasi media ini di ruang kerjanya menegaskan, pada dasarnya anggota DPRD TTU harus memahami tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) dari TP4D.

Menurut Novan, TP4D tidak berhak untuk menentukan apakah spek pekerjaan sudah sesuai atau belum. Namun pihaknya hanya memberikan pendampingan hukum saja.

“Yang berhak tentukan spek pekerjaan itu sudah sesuai atau belum itu, tugasnya PPK bukan TP4D. Kita hanya memberikan pendampingan hukum saja. Ini yang harus dipahami dulu,” tegas Novan.

Novan menambahkan, pada dasarnya pihaknya mengucapkan terimakasih atas bantuan dari anggota DPR yang sudah turun langsung ke lapangan dan memantau pengerjaan proyek di lapangan.

Dirinya berharap, semua pihak dapat bekerjasama untuk memantau pengerjaan proyek di TTU demi kepentingan masyarakat sendiri.

“Kami secara personil sangat kurang. Kami harus memantau pengerjaan proyek dari 4 dinas yang bergabung di TP4D, dan jumlah proyeknya bukan hanya 1. Jadi ya terimakasih juga buat anggota DPR yang sudah memantau pengerjaan proyek di lokasi,” jelas Novan. (Eman/VoN)

TTU
Previous ArticleTak Kantongi IMB, Bangunan Milik Maksi Nggaus Disegel Satpol PP Mabar
Next Article Kuasa Hukum Temukan Kejanggalan dalam Berkas Penyidikan Jimi Ketua

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.