Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Soal Kasus Kades Rura, Dinas PMD Manggarai Diminta Bersikap Tegas
VOX DESA

Soal Kasus Kades Rura, Dinas PMD Manggarai Diminta Bersikap Tegas

By Redaksi30 September 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Kepala Dinas PMD Kabupaten Manggarai kembali didesak untuk mengambil sikap tegas atas Kepala Desa Rura Kecamatan Reok Barat, Albertus Sulfus.

Desakan tersebut muncul lagi sebab hingga saat ini Kades Sulfus belum juga membayar honor sejumlah mantan aparatnya. Padahal, sebelumnya kades itu sudah berjanji akan membayar honor itu.

Matildis Tihal, salah satu mantan anak buah Kades Sulfus kepada VoxNtt.com Kamis (28/9/2017) mengaku kesal dengan sikap kades itu. Dia kesal lantaran Kades itu tidak konsisten antara kata dan perbuatannya.

“Dia bilang kan kalau mau dapat honor harus ke kantor desa dan saya sudah datang ke kantor desa, tapi dia tidak ada. Karena tidak ada, saya ke rumahnya, tetap tidak kasih juga,” ujarnya kesal.

Dia menambahkan honor yang belum terbayar oleh Kades Sulfus adalah hak yang harus diterimanya secara utuh. Apalagi dia mengaku sudah melaksanakan semua kewajiban sebagai aparatur desa.

“Jadi, apanya lagi yang kurang?,” tanya Tihal.

Sebab itu, dia berharap Kepala Dinas PMD Kabupaten Manggarai segera mengambil sikap tegas agar kades itu mau membayar honornya.

“Kalau tidak, saya lapor dia ke Polisi,” pungkasnya.

Sementara, hingga berita ini diturunkan, Kades Sulfus belum memberi konfirmasi meski sudah dihubungi melalui pesan singkatnya. (Ferdiano Sutarto Parman/AA/VoN).

Manggarai
Previous ArticleTNI Gelar Pengobatan Gratis di Perbatasan RI-RDTL
Next Article Hantu Saracen dan Disfungsi Parpol

Related Posts

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026

Sheline Lana Tanggung Biaya Sekolah Anak di Wae Ri’i yang Orangtuanya Meninggal Akibat Gempa

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.