Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»30 Kube di Ngada Dapat Bantuan Dana Hibah 600 Juta
Regional NTT

30 Kube di Ngada Dapat Bantuan Dana Hibah 600 Juta

By Redaksi9 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngada, Yohanes Vianey Siwe. (Foto: Arton)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Sebanyak 30 kelompok bersama (Kube) yang ada di dua kecamatan yakni Kecamatan Aimere dan Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, mendapatkan dana Hibah murni dari Provinsi Nusa Tenggara Timur sebesar Rp.600 juta. Dana tersebut diperuntukkan bagi kelompok sesuai proposal yang di ajukan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngada, Yohanes Vianey Siwe Kepada Voxntt.com di ruang kerjanya, Senin‎ (9/10/2017).

Dia menjelaskan, di tahun 2017 Pemerintah Provinsi NTT telah mengalokasikan dana bantuan sebanyak 30 kelompok bersama (Kube)  di kabupaten Ngada.

30 Kube tersebut tersebar di yakni, 15 Kube di kecamatan airmere dan 15 Kube lagi di kecamatan Golewa.

Dikatakannya, masing-masing kube mendapatkan ‎dana sebesar 20 juta. ” total kube ada 30. Per kube mendapatkan dana sebesar Rp.20 juta. Sehingga total semua Rp.600juta,” Ujar Siwe.

Lanjut Siwe,  pihaknya telah menyalurkan dana tersebut ke-30 Kube itu. Dan saat ini tengah mendampingi sesuai dengan pengajuannya.

Dia berharap kepada Kube yang mendapatkan dana hibah itu, agar benar-benar menjalankan sesuai dengan pengajuan dalam proposal.

“Kalau tidak berjalan sesuai dengan permintaan, akan m‎enindak tegas bagi kelompok itu. Karena tugas kami adalah mendampingi,” tegasnya.

Ketika disinggung soal mengapa cuma dua kecamatan itu saja yang mendapatkan bantuan dana hibah? Siwe menjelaskan, terkait pemerataan mendapatkan bantuan itu, semua akan mendapatkan.

Sebelumya juga dapat di kecamatan lain. “Karena dana itu, semua akan dapat. Kan satu tahun satu kali. Sehingga bagi yang belum mendapatkan dana itu, saya minta tetap bersabar,” pintanya.‎ (Arkadius Togo/VoN)

Ngada
Previous ArticleSoal Bacawagub, Ini Penjelasan Marianus Sae
Next Article Pecat THL, Kadis Kominfo Matim Dicerca di Medsos

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.