Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Dua Warga Lao-Ruteng Disambar Petir
HEADLINE

Dua Warga Lao-Ruteng Disambar Petir

By Redaksi9 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Situasi duka di rumah Almarhum Berta Baus di Lao-Ruteng
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Dua Warga Lao, Kelurahan Wali, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, yakni Berta Baus dan Maria Muna disambar petir.

Peristiwa itu terjadi di lokasi persawahan milik orang Lao, tepatnya di Lingko Kadung pada Senin, 9 Oktober 2017 sekitar pukul 13.30 Wita.

Korban Berta Baus meninggal dunia, sedangkan Maria Muna menderita luka bakar namun masih bisa tertolong. Saat ini, Maria Muna sedang dirawat intensif di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng.

Menurut Maria Igam, salah satu saksi mata peristiwa itu mengatakan dia bersama kedua korban serta sejumlah orang lainnya bekerja mengais rumput di sawah milik Frans Galus. Sawah tersebut berlokasi di Lingko Kadung, yang terletak sekitar ratusan meter dari Kampung Lao.

Saat hujan turun, kisah Igam, mereka lebih dulu meninggalkan sawah dan berlindung di sebuah rumah yang letaknya tak jauh dari sawah itu. Sedangkan, kedua korban terlambat menyusul.

“Saat mereka masih di sawah, ada petir dan bunyinya besar sekali. Mungkin pada saat itulah mereka disambar (petir). Setelah hujan reda, kami kembali ke sawah untuk mencari mereka, ternyata mereka sudah terkapar,” ujarnya sedih.

Mengetahui kejadian tersebut, lanjut Igam, dia dan rekannya segera meminta pertolongan warga di Kampung Lao untuk mengevakuasi kedua korban.

“Warga datang dan langsung bawa mereka ke rumah sakit. Tapi, tidak lama di rumah sakit, Berta Baus meninggal sehingga bawa pulang lagi ke sini. Sedangkan, Maria Muna masih di rumah sakit untuk dirawat,” jelasnya. (Ferdiano Sutarto Parman/AA/VoN).

Manggarai
Previous ArticleKPUD Mabar Kembalikan Berkas Perindo
Next Article Sidak ke Pasar Baru, DPRD: Kadis Perindagkop Hanya Mulut Manis

Related Posts

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026
Terkini

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.