Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Puting Beliung Runtuhkan Gedung SD di Kecamatan Lembor Selatan
HEADLINE

Puting Beliung Runtuhkan Gedung SD di Kecamatan Lembor Selatan

By Redaksi13 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ruangan Kelas SDN Bembo yang roboh
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Sebanyak empat ruangan kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bembo di Desa Watu Rampung, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) ambruk rata tanah pada Kamis, 12 Oktober 2017 sore.

Ruangan tersebut runtuh akibat hujan disertai angin puting beliung yang terjadi di wilayah itu sejak Kamis pagi hingga sore hari.

Warga Desa Watu Rampung,Yuvens yang dihubungi VoxNtt.com mengaku robohnya empat ruangan kelas itu terjadi sekitar pukul 17.00 Wita.

“Hujan disertai angin puting beliung yang menyebabkan robohnya ruangan belajar SDN Bembo,” ujar Yuvens.

Dia mengatakan, empat ruangan yang roboh itu adalah ruangan kelas yang dibangun secara swadaya oleh orangtua murid bersama komite sekolah dengan mengunakan kayu dan berdinding bambu.

Konstruksi bagunan yang tidak kuat, sehingga cepat runtuh diterjang angin puting beliung.

Akibat robohnya bangunan itu, sejumlah siswa terpaksa melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di luar kelas.

“Satu kelas siswa terpaksa KBM dengan ruangan yang biasa digunakan para guru untuk kantor. Sedangkan tiga kelas lainnya para siswa terpaksa KBM di luar ruangan,” jelas Yuvens.

Kepala Desa Watu Rampung, Nobertus Nabu membenarkan robohnya empat ruangan kelas SDN Bembo itu.

Dia mengaku pihaknya sudah melapor bencana alam itu kepada pemerintah Kecamatan Lembor Selatan.

Selain itu, Kepala SDN Bembo juga telah melaporkan kejadian itu kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Mabar.

Penulis: Gerasimos Satria
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Barat
Previous ArticleBaru Dua Minggu, Lapen di Jalur Benteng Jawa-Dampek Sudah Rusak
Next Article Ketua NasDem Manggarai Timur Mengundurkan Diri

Related Posts

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Labuan Bajo, Kepala BPN Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

9 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.