Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Baru Dua Minggu, Lapen di Jalur Benteng Jawa-Dampek Sudah Rusak
Regional NTT

Baru Dua Minggu, Lapen di Jalur Benteng Jawa-Dampek Sudah Rusak

By Redaksi13 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi jalan Benteng Jawa-Dampek yang sudah mulai usak (Foto: Heri Aman)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Baru berusia dua minggu, lapen di jalur Benteng Jawa-Dampek Kecamatan Lamba Leda Kabupaten Manggarai Timur (Matim) sudah mulai rusak. Diduga lapen tersebut dikerjakan asal jadi.

“Pengerjaaan lapen itu terkesan asal jadi. Beberapa titik, aspalnya sudah tampak terkupas dan berlubang,” ujar Heri Aman, warga Manus Desa Golo Rentung-Lamba Leda saat dihubungi VoxNtt.com melalui telepon, Jumat (13/10/2017).

Melihat kondisi pembangunan aspal yang sudah tersebut, Heri mengaku kesal dan kecewa dengan kontraktor pelaksana.

Dia juga mengaku miris, sebab hampir setiap tahun jalan tersebut selalu diperbaiki.

“Namun kualitasnya tetap sama, selalu dikerjakan asal jadi,” ujar Heri.

Karena itu, atas nama masyarakat pengguna jalan dia meminta agar Dinas PU Matim segera mengecek kondisi kerusakan di lapangan.

Heri juga meminta Dinas PU Matim agar segera memerintahkan konsultan pengawas untuk menjalankan tugas sesuai prosedur.

Diharapkan, dinas itu tidak berlindung di balik argumentasi yang cendrung mengada-ada. Sebab argumentasi tersebut selalu dianggap sebagai pembenaran oleh pemerintah.

“Kan ada masa pemeliharaan,nanti tinggal dikerjakan ulang atau diperbaiki,” ujar Hehi.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PU Matim Yosep Marto saat dihubungi VoxNtt.com melalui telepon mengatakan pihaknya pasti mengkomunikasikan hal itu kepada kontraktor dan pengawas di jalur tersebut.

“Terima kasih sudah sampaikan kepada kami kondisi nyata di lapangan. Yang pasti saya akan perintahkan kontraktor dan pengawasnya untuk cek kondisi di sana. Intinya jelas, di mana titik-titik kerusakan jalan tersebut,” terang Marto.

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticlePolisi yang Ikut Pilkada Harus Mundur dari Jabatan
Next Article Puting Beliung Runtuhkan Gedung SD di Kecamatan Lembor Selatan

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.