Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Asrama Putra Paroki Theresia Kefamenanu Terbakar, Kerugian Capai Rp 50 juta
NTT NEWS

Asrama Putra Paroki Theresia Kefamenanu Terbakar, Kerugian Capai Rp 50 juta

By Redaksi16 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga dan penghuni asrama sementara berupaya memadamkan api yang melahap gedung asrama putra paroki Sta.Theresia (Foto: Eman Tabean/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Gedung asrama putra milik paroki Sta. Theresia Kefamenanu Kabupaten TTU hangus terbakar, Senin (16/10/2017) malam sekitar pukul 19.30 Wita.

Asrama tersebut terletak tepat di belakang gereja paroki Sta. Theresia yang merupakan pusat dari Dekenat Kefamenanu Keuskupan Atambua.

Akibat kebakaran tersebut kerugian diperkirakan mencapai Rp 50 juta.

Pasalnya seluruh gedung dan juga tempat tidur, serta barang milik penghuni asrama yang merupakan pelajar SMP dan SMA sebagian besar tidak bisa diselamatkan.

Api baru berhasil dipadamkan setelah mobil pemadam kebakaran dibantu oleh warga dan juga penghuni asrama bekerja kurang lebih 1 jam.

Frater Nyongki Kono, pembimbing asrama saat diwawancarai VoxNtt.com menjelaskan saat kebakaran dirinya sementara mengontrol anak asrama yang tengah belajar malam di depan Kantor CU Kasih Sejahtera.

Kata dia, kebakaran tersebut baru diketahui saat dirinya memerintahkan anak asuhnya untuk mengambil HP untuk dikumpulkan.

“Waktu saya suruh mereka untuk ambil HP di asrama untuk dikumpul, anak-anak lihat api menyala di bagian ujung kiri asrama,” jelas Fr. Nyongki.

“Waktu dilihat pertama kali, api masih kecil saja tetapi karena anak-anak panik makanya mereka (anak asrama) lebih sibuk evakuasi barang miliknya dibanding memadamkan api,” ungkapnya.

Fr.Nyongki menambahkan selama ini asrama putra paroki Sta. Theresia kesulitan air, sehingga saat kebakaran pihaknya terpaksa mengambil air di asrama putri.

“Kita juga tidak tahu penyebabnya apa karena memang saat kejadian tidak ada yang masak dan juga tidak didalam asrama tidak ada stop kontak (saklar), diperkirakan kerugian mencapai Rp 50 juta,” jelasnya
Penulis: Eman Tabean
Editor: Adrianus Aba

TTU
Previous ArticleDua Jam Jelang Penutupan, Baru 10 Partai Yang Lengkapi Berkas ke KPUD Sikka
Next Article Kepala SDI Wae Paci Diganti, Orangtua Murid Belum Puas

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.