Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Produk Lokal Siap Saji, RMC Detusoko Beri Pelatihan 5 Desa Asal Nagekeo
Regional NTT

Produk Lokal Siap Saji, RMC Detusoko Beri Pelatihan 5 Desa Asal Nagekeo

By Redaksi19 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Peserta sedang mengolah produk pangan siap saji saat mengikuti pelatihan di RMC Detusoko, Kabupaten Ende (Foto: Nando Watu)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Lima Desa asal Kabupaten Nagekeo yakni Desa Rendubutowe, Desa Renduwawo, Desa Tedakisa, Desa Dhawe dan Desa Towa mendapatkan pelatihan mengelola hasil kebun di RMC Detusoko, Dusun Wolobudu, Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, NTT pada Kamis (19/10/2017).

Dibawah dampingan RMC Detusoko dan Plan Internasional, 14 peserta dari lima desa tersebut menghasilkan produk siap saji.

Ada tiga produk yang dilatih yakni produk Korodegelai Sauce, produk Peanut Butter atau selai kacang dan produk Moni Marmalade atau selai lemon.

Founder RMC Detusoko, Nando Watu mengatakan, pengolahan pangan lokal tersebut sebagai bagian dari intervensi skill dan pengetahuan untuk mengolah komoditas menjadi produk siap saji.

Selain itu, memanfaatkan potensi sekitar dan mengoptimalkan dapur sebagai unit usaha masyarakat petani.

“Selama ini dapur hanya menyuguhkan makanan harian, namun dalam hal ini kita mau memberikan nilai lain bahwa dapur juga bisa menjadi pusat industri rumah tangga,” kata Nando terpisah Kamis siang.

Ia menjelaskan, dapur juga bisa menghasilkan produk-produk premium dengan menekankan kulitas produk.

Tiga produk siap saji tersebut, kata dia, merupakan sampel untuk mengembangkan produk-produk lain hasil para petani.

“Bukan ini saja, tapi masih banyak yang bisa petani kembangkan. Peserta pelatihan juga diberikan motivasi melalui shering pengalaman langsung antara petani,” kata aktivis sosial itu.

Koordinator Project Plan International Indonesia Program Implementasi Area Flores, Herlina Susana Boling menuturkan, kegiatan tersebut untuk memanfaatkan potensi lokal guna meningkatkan ekonomi masyarakat.

Ia mencontohi, harga cabe yang kian menurun dapat diolah menjadi sebuah produk dengan harga yang tinggi.

“Orintasi kita agak panjang. Petani bisa pikir lebih maju sehingga kita harapkan mereka bisa mandiri. Setelah pulang kita harap bisa kembangkan ke desa, bisa latih anggota kelompok lain,”kata Herlina.

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleMasyarakat Adat Pubabu Diintimidasi, ITA PKK Kecam Pemprov NTT
Next Article Wartawan Flores Pos Nagekeo Laporkan Dua Pemilik Akun Facebook ke Polisi

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.